Sebelum menanam, campurkan 5 hingga 10 kg pupuk kandang yang telah matang sempurna serta 100 gram kapur pertanian ke dalam tanah galian lubang tanam. Tanam bibit kapulaga secara tegak lurus tetapi dangkal, pastikan titik tumbuh rimpang tidak tertimbun tanah terlalu dalam untuk mencegah pembusukan. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 2 kali seminggu untuk menjaga kelembapan media, sedangkan pada musim hujan pastikan saluran drainase berfungsi baik agar air tidak menggenang.
Perawatan rutin kapulaga meliputi penyiangan gulma setiap 2 bulan sekali dan pembumbunan tanah setiap 4 bulan sekali untuk menutup rimpang yang menyembul ke permukaan. Lakukan penjarangan batang secara berkala dengan menyisakan 10 hingga 15 batang produktif per rumpun agar sirkulasi udara lancar dan merangsang munculnya bunga di pangkal batang. Pemupukan susulan dengan bahan organik dapat diberikan setiap 6 bulan sekali untuk menjaga kesuburan tanah.
Tanaman kapulaga mulai belajar berbuah pada umur 12 hingga 14 bulan setelah tanam dan mencapai puncak produksi pada umur 3 tahun. Panen dilakukan dengan memetik polong buah yang sudah matang fisiologis ditandai warna hijau kekuningan, dengan interval panen setiap 1 hingga 2 bulan sekali. Setelah dipetik, polong buah dibersihkan lalu dikeringkan di bawah terik matahari selama 3 hingga 5 hari hingga kadar air mencapai 10 hingga 12 persen sebelum disimpan.