Panduan Pemupukan Quinoa di Indonesia

Pupuk yang tepat akan membuat quinoa tumbuh subur di lahan Anda, meski di iklim tropis.

Jawaban singkat

Quinoa (Chenopodium quinoa) mulai dilirik petani Indonesia sebagai alternatif pangan sehat. Tanaman ini adaptif di dataran medium hingga tinggi (500-2000 mdpl) dengan suhu 15-20°C. Di Indonesia, penanaman sebaiknya dilakukan di musim kemarau (April-September) untuk menghindari kelembaban tinggi yang memicu penyakit. Pemupukan menjadi kunci karena quinoa sensitif terhadap kekurangan hara, terutama nitrogen dan fosfor.

Ringkas: Quinoa

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam per hari)
Penyiraman
Sedang, tahan kering, hindari tanah tergenang
Musim
Awal musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Perlu pencucian saponin sampai bersih setelah dipanen

Pemupukan dasar dilakukan saat olah tanah. Gunakan pupuk kandang matang 10-15 ton per hektar atau kompos 5-7 ton per ha. Campurkan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 200-250 kg per ha sebagai pupuk dasar. Tabur merata di bedengan, lalu tutup tipis dengan tanah. Jika pH tanah di bawah 5,5, berikan dolomit 1-2 ton per ha dua minggu sebelum tanam untuk menaikkan pH menjadi 6-7.

Pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 14-21 hari setelah tanam (HST). Gunakan urea 100-150 kg per ha atau ZA 200-300 kg per ha, ditambah KCl 50-75 kg per ha. Pemupukan kedua pada 35-45 HST dengan dosis sama. Cara aplikasi: larutkan pupuk dalam air (kocor) dengan konsentrasi 5-10 gram per liter air, siramkan 200-300 ml per tanaman. Hindari pemupukan saat hujan deras.

Pemupukan daun dapat dilakukan sebagai suplemen. Semprotkan pupuk daun yang mengandung N dan mikro (misal Zn, B) pada 30 dan 50 HST dengan konsentrasi sesuai label. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen (sekitar 70-90 HST). Pantau gejala defisiensi: daun kuning (kekurangan N), tepi daun merah (kekurangan K), atau pertumbuhan kerdil (kekurangan P). Jika terjadi, segera lakukan koreksi dengan pupuk sesuai kebutuhan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan analisis tanah sebelum tanam untuk mengetahui pH dan status hara. Target pH 6-7. Jika tanah masam, beri dolomit 1-2 ton/ha 2 minggu sebelum tanam.
  2. Berikan pupuk dasar: pupuk kandang matang 10-15 ton/ha atau kompos 5-7 ton/ha, ditambah NPK 16-16-16 200-250 kg/ha. Tabur merata di bedengan dan tutup tipis.
  3. Lakukan pemupukan susulan pertama pada 14-21 HST: urea 100-150 kg/ha atau ZA 200-300 kg/ha + KCl 50-75 kg/ha. Aplikasi kocor atau larik.
  4. Berikan pemupukan susulan kedua pada 35-45 HST dengan dosis yang sama. Semprot pupuk daun pada 30 dan 50 HST jika perlu. Hentikan 2 minggu sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah quinoa cocok ditanam di dataran rendah?

Kurang cocok karena quinoa membutuhkan suhu 15-20°C. Di dataran rendah (<500 mdpl) suhu terlalu panas, menyebabkan pertumbuhan terhambat dan biji tidak optimal.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk quinoa?

Jarak tanam 40-50 cm antar baris dan 20-30 cm dalam baris. Populasi sekitar 50.000-70.000 tanaman per hektar.

Apakah perlu pupuk organik cair?

Bisa sebagai tambahan, tetapi tidak wajib. Pupuk organik cair seperti POC dari urin sapi atau fermentasi daun dapat diberikan setiap 2 minggu dengan konsentrasi 1:10.

Kapan waktu panen quinoa?

Panen dilakukan saat malai berwarna kuning kecoklatan dan biji keras, sekitar 90-120 HST. Potong malai, jemur 2-3 hari, lalu perontokkan.

Mengapa daun quinoa saya menguning?

Kemungkinan kekurangan nitrogen. Tambahkan urea 50-100 kg/ha atau semprot pupuk daun yang mengandung N tinggi.

Lebih lanjut tentang Quinoa

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.