Panduan Pemupukan Talas yang Tepat per Fase

Pemupukan talas yang tepat per fase tanam sangat penting untuk menghasilkan umbi besar dan berkualitas tinggi.

Jawaban singkat

Talas (Colocasia esculenta) adalah tanaman umbi-umbian yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Agar produksi optimal, pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Secara umum, talas membutuhkan unsur hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta unsur mikro seperti magnesium dan kalsium. Pemupukan dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan lahan hingga masa pengisian umbi.

Ringkas: Talas

Cahaya
Sinar matahari penuh
Penyiraman
Tinggi, menyukai tanah basah dan lembap
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Pastikan ketersediaan air terjaga terutama pada awal pertumbuhan.

Fase pertama adalah persiapan lahan. Sebelum tanam, berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang matang sebanyak 10-15 ton per hektar atau 2-3 kg per meter persegi untuk lahan kecil. Campurkan pupuk kandang dengan tanah 1-2 minggu sebelum tanam. Pada fase ini, tambahkan juga 50-75 kg Urea, 50-75 kg SP-36, dan 75-100 kg KCl per hektar. Untuk pekebun rumahan, setarakan dengan 1 sendok makan Urea, 1 sendok makan SP-36, dan 1,5 sendok makan KCl per lubang tanam.

Fase kedua adalah pertumbuhan vegetatif (0-3 bulan). Setelah talas berumur 2-3 minggu, berikan pupuk susulan pertama. Gunakan 100-150 kg Urea, 50-75 kg SP-36, dan 75-100 kg KCl per hektar. Untuk lahan kecil, berikan 1 sendok makan Urea, 1 sendok makan SP-36, dan 1,5 sendok makan KCl per tanaman. Pupuk diberikan dengan cara ditabur melingkar di sekitar tanaman lalu ditutup tanah tipis. Ulangi pemupukan susulan kedua pada umur 6-8 minggu dengan dosis yang sama.

Fase ketiga adalah pengisian umbi (3-5 bulan). Kurangi dosis nitrogen dan tingkatkan kalium. Berikan 50-75 kg Urea, 25-50 kg SP-36, dan 100-150 kg KCl per hektar. Untuk pekebun rumahan, berikan 0,5 sendok makan Urea, 0,5 sendok makan SP-36, dan 2 sendok makan KCl per tanaman. Pemupukan terakhir dilakukan pada umur 4-5 bulan. Hindari pemupukan nitrogen terlalu dekat panen karena dapat menurunkan kualitas umbi. Pastikan tanah selalu lembab namun tidak tergenang, terutama saat pemupukan.

Langkah-langkah

  1. Persiapan lahan: beri pupuk kandang 10-15 ton/ha + 50-75 kg Urea, 50-75 kg SP-36, 75-100 kg KCl/ha, campur rata 1-2 minggu sebelum tanam.
  2. Pemupukan susulan pertama (2-3 minggu setelah tanam): 100-150 kg Urea, 50-75 kg SP-36, 75-100 kg KCl/ha, tabur melingkar lalu tutup tanah.
  3. Pemupukan susulan kedua (6-8 minggu setelah tanam): dosis sama dengan susulan pertama.
  4. Pemupukan fase pengisian umbi (3-5 bulan): 50-75 kg Urea, 25-50 kg SP-36, 100-150 kg KCl/ha, kurangi N, tingkatkan K.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah talas perlu dipupuk setiap minggu?

Tidak. Pemupukan talas cukup dilakukan 3-4 kali selama masa tanam: pupuk dasar, susulan pertama (2-3 minggu), susulan kedua (6-8 minggu), dan fase pengisian umbi (3-5 bulan).

Pupuk apa yang paling penting untuk talas?

Kalium (K) sangat penting untuk pembentukan umbi. Pastikan dosis KCl cukup pada fase pengisian umbi. Nitrogen juga penting untuk pertumbuhan daun, namun jangan berlebihan.

Bisakah talas ditanam tanpa pupuk kimia?

Bisa, dengan menggunakan pupuk organik seperti kompos, pupuk kandang, dan POC. Namun hasil umbi mungkin lebih kecil. Kombinasi organik dan kimia dianjurkan untuk hasil optimal.

Kapan waktu terbaik memupuk talas di musim hujan?

Pemupukan sebaiknya dilakukan saat tanah lembab, bukan saat hujan deras. Jika musim hujan, pilih pagi hari setelah hujan reda agar pupuk tidak tercuci.

Apa tanda kelebihan pupuk nitrogen pada talas?

Daun menjadi hijau gelap, lebar, dan tanaman tinggi, tetapi umbi kecil dan lunak. Kurangi dosis nitrogen jika gejala ini muncul.

Apakah talas perlu pupuk mikro?

Ya, unsur mikro seperti seng (Zn) dan boron (B) membantu penyerapan hara. Jika tanah kekurangan, semprot pupuk daun yang mengandung mikro setiap 2 minggu pada fase vegetatif.

Lebih lanjut tentang Talas

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.