Pemupukan susulan wajib dilakukan secara berkala setiap tiga minggu sekali menggunakan pupuk organik matang sebanyak satu kilogram per rumpun untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro. Tambahkan pupuk kaya unsur nitrogen dan kalium pada bulan kedua dan keempat untuk merangsang pertumbuhan tunas baru serta pembesaran umbi di dalam tanah. Hindari penumpukan pupuk kimia secara berlebihan yang dapat merusak struktur biologi tanah.
Penyiangan gulma dan pembumbunan tanah harus dilakukan beriringan setiap sebulan sekali untuk mencegah persaingan unsur hara dan mengokohkan posisi umbi agar tidak tersingkap ke permukaan. Gulma di sekitar pangkal batang dibersihkan menggunakan tangan atau kored, lalu tanah diuruk kembali ke arah pangkal batang guna membentuk guludan kecil yang padat.
Pengendalian organisme pengganggu tanaman dilakukan secara terpadu dengan memangkas daun yang terserang penyakit bercak daun serta menjaga kebersihan sanitasi kebun sepanjang tahun. Pemantauan rutin setiap minggu sangat penting untuk mendeteksi dini serangan ulat pemakan daun atau kutu daun sebelum populasi hama merusak seluruh tajuk tanaman.