Singkong, Panduan Lengkap Cara Menanam Singkong dari Awal Sampai Panen
Jeffry Surianto / Pexels

Panduan Lengkap Cara Menanam Singkong dari Awal Sampai Panen

Menanam singkong dapat dilakukan dengan mudah melalui pemilihan stek berkualitas dan pengolahan tanah yang baik untuk hasil panen melimpah.

Jawaban singkat

Menanam singkong di Indonesia sangat ideal dilakukan pada awal musim hujan, sekitar bulan Oktober hingga November, agar bibit mendapatkan pasokan air yang cukup untuk pembentukan akar awal. Tanaman ini membutuhkan tanah gembur bersirkulasi udara baik seperti tanah lempung berpasir dengan pH netral antara 5,5 hingga 6,5. Pada lahan seluas 1 hektar, dibutuhkan sekitar 10.000 hingga 12.000 stek batang dengan jarak tanam ideal 80 cm x 100 cm agar ruang tumbuh umbi optimal.

Ringkas: Singkong

Cahaya
Penuh sepanjang hari minimal 6 jam sinar matahari langsung
Penyiraman
Sedang, siram saat awal tanam dan pastikan tanah tidak tergenang
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman pangan yang sangat adaptif di berbagai jenis tanah mineral.

Pemilihan bibit dilakukan dengan mengambil batang dari tanaman induk yang berumur 9 hingga 12 bulan dan bebas dari penyakit. Batang berdiameter 2 sampai 3 cm dipotong menggunakan parang tajam dengan panjang 20 hingga 25 cm secara miring 45 derajat pada bagian bawah. Potongan miring ini bertujuan memperluas area perakaran, lalu stek ditancapkan secara tegak atau agak miring setinggi 5 hingga 10 cm ke dalam tanah gembur.

Pemeliharaan tanaman meliputi pemberian pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang sebanyak 1 hingga 2 kg per lubang tanam saat pengolahan tanah. Pupuk susulan seperti NPK diberikan pada umur 1 bulan sebanyak 20 gram per tanaman dan diulangi pada umur 3 bulan sebanyak 30 gram per tanaman. Penyiangan gulma wajib dilakukan secara berkala pada umur 30 hari dan 90 hari setelah tanam agar nutrisi tanah terserap sempurna oleh umbi.

Masa panen singkong bervariasi tergantung varietas yang ditanam, umumnya berkisar antara 8 hingga 12 bulan setelah tanam. Varietas konsumsi dapat dipanen pada umur 8 hingga 9 bulan, sedangkan varietas industri dipanen pada umur 10 hingga 12 bulan. Pemanenan dilakukan dengan memotong batang bersisa 20 cm, melonggarkan tanah di sekitar piringan menggunakan cangkul secara hati-hati, lalu menarik pangkal batang ke atas agar umbi tidak patah di dalam tanah.

Langkah-langkah

  1. Pengolahan Lahan: Cangkul tanah sedalam 30 cm, campurkan pupuk kandang matang 1-2 kg per lubang, dan buat guludan setinggi 30 cm.
  2. Persiapan Stek: Pilih batang sehat berdiameter 2-3 cm dari tanaman induk umur 9-12 bulan, potong miring sepanjang 20-25 cm.
  3. Penanaman: Tancapkan stek ke dalam guludan setinggi 5-10 cm dengan mata tunas menghadap ke atas pada jarak tanam 80 x 100 cm.
  4. Pemeliharaan: Bersihkan gulma pada umur 1 dan 3 bulan, serta berikan pupuk susulan NPK pada piringan tanaman.
  5. Pemanenan: Gemburkan tanah di sekitar piringan lalu tarik pangkal batang secara perlahan saat tanaman berumur 8-12 bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa bulan singkong bisa dipanen?

Singkong konsumsi dipanen pada umur 8-10 bulan, sedangkan singkong industri dipanen pada umur 10-12 bulan.

Mengapa umbi singkong terasa pahit?

Rasa pahit disebabkan oleh kadar asam sianida (HCN) yang tinggi, biasanya akibat kekeringan ekstrem atau karakteristik varietas.

Apakah singkong bisa ditanam di karung atau polybag?

Bisa, gunakan karung berukuran minimal 50 liter yang diisi campuran tanah dan kompos gembur.

Bagaimana cara membedakan arah mata tunas singkong?

Mata tunas berada tepat di atas bekas tangkai daun dan menonjol mengarah ke atas.

Berapa jarak tanam singkong yang ideal?

Jarak tanam ideal adalah 80 cm x 100 cm atau 100 cm x 100 cm untuk memberi ruang perkembangan umbi.

Lebih lanjut tentang Singkong

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.