Singkong, Panduan Lengkap Pemupukan Singkong yang Tepat per Fase Pertumbuhan
Jeffry Surianto / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Singkong yang Tepat per Fase Pertumbuhan

Pemupukan singkong yang tepat sasaran pada setiap fase pertumbuhan sangat menentukan pembentukan tajuk yang subur serta pengisian umbi yang maksimal.

Jawaban singkat

Persiapan lahan untuk penanaman singkong diawali dengan pemberian pupuk organik dasar sebanyak 3 hingga 5 ton per hektar pada saat pembumbunan. Pada umur 7 hingga 15 hari setelah tanam (HST) di awal musim hujan, berikan pupuk dengan kandungan Nitrogen (N) dan Fosfor (P) tinggi untuk memacu pembentukan akar dan tunas baru secara optimal.

Ringkas: Singkong

Cahaya
Penuh sepanjang hari minimal 6 jam sinar matahari langsung
Penyiraman
Sedang, siram saat awal tanam dan pastikan tanah tidak tergenang
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman pangan yang sangat adaptif di berbagai jenis tanah mineral.

Memasuki umur 60 hingga 90 HST, tanaman singkong membutuhkan asupan hara seimbang untuk memperbanyak cabang dan daun sebagai tempat fotosintesis. Pengaplikasian pupuk lanjutan sebanyak 150 kg pupuk urea dan 100 kg pupuk NPK per hektar dibenamkan dalam celah tanah sejauh 15 cm dari pangkal batang, idealnya dilakukan saat kondisi tanah masih lembap.

Pada periode vital umur 120 hingga 180 HST, kebutuhan pupuk bergeser ke unsur Kalium (K) tinggi guna menunjang akumulasi pati dalam umbi. Dosis pupuk Kalium ditambahkan sekitar 100 hingga 150 kg per hektar dengan cara ditugal di sekeliling tajuk tanaman pada pertengahan musim hujan atau saat kelembapan tanah mencukupi.

Memasuki umur 210 HST hingga menjelang panen di umur 9 hingga 10 bulan, pemupukan kimia dihentikan total agar tanaman berfokus mentransfer seluruh nutrisi hara ke dalam umbi. Penyiraman alami dari curah hujan yang teratur serta penyiangan gulma di sekitar gundukan tanah menjadi kunci utama agar umbi singkong berukuran padat, tidak berkayu, dan berbobot tinggi saat dipanen.

Langkah-langkah

  1. Pemberian Pupuk Dasar: Aplikasikan pupuk kompos atau kandang matang sebanyak 3 sampai 5 ton per hektar saat pembuatan guludan sebelum tanam.
  2. Pemupukan Susulan I (15-30 HST): Benamkan pupuk pembentuk akar kaya Nitrogen dan Fosfor pada jarak 10-15 cm dari pangkal batang.
  3. Pemupukan Susulan II (60-90 HST): Berikan kombinasi pupuk NPK dan Nitrogen untuk memperkuat pembentukan tajuk dan daun fotosintesis.
  4. Pemupukan Susulan III (120-150 HST): Aplikasikan pupuk tinggi Kalium untuk mendorong pembesaran serta pengisian pati umbi secara maksimal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik mulai memupuk singkong setelah tanam?

Pemupukan pertama idealnya dilakukan pada umur 15 sampai 30 hari setelah tanam ketika akar muda sudah mulai tumbuh efektif menyerap nutrisi.

Mengapa pupuk Kalium sangat penting untuk tanaman singkong?

Kalium berfungsi merangsang pembelahan sel pada umbi, memperlancar translokasi karbohidrat dari daun ke umbi, serta meningkatkan kadar pati.

Apa akibatnya jika tanaman singkong diberi terlalu banyak pupuk Urea?

Pemberian Urea berlebih menyebabkan tanaman berfokus memproduksi daun dan batang berlebihan, sehingga pembentukan umbi menjadi terhambat dan berukuran kecil.

Bolehkah memupuk singkong saat musim kemarau kering?

Sebaiknya tunda pemupukan kimia saat tanah sangat kering karena pupuk tidak dapat terlarut dengan baik dan berisiko merusak sistem perakaran.

Apakah pupuk kandang saja cukup tanpa pupuk kimia?

Pupuk kandang sangat bagus untuk membenahi struktur tanah, namun untuk hasil produksi umbi yang optimal disarankan mengombinasikannya dengan pupuk anorganik sesuai fase.

Lebih lanjut tentang Singkong

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.