Penyiangan gulma wajib dilakukan secara rutin setiap 30 hari sekali hingga tanaman berumur 3 atau 4 bulan saat tajuk daun sudah menutupi tanah secara penuh. Bersamaan dengan penyiangan, lakukan pembumbunan tanah di sekitar pangkal batang pada umur 2 dan 4 bulan untuk menutup umbi yang muncul ke permukaan agar tidak terpapar sinar matahari langsung dan berubah menjadi pahit.
Pengaturan jumlah tunas merupakan kunci penting agar nutrisi tanaman terfokus pada pembentukan umbi. Sisakan 1 hingga 2 tunas utama yang paling sehat pada umur 1 hingga 2 bulan setelah tanam, lalu pangkas tunas tambahan sisanya. Pada musim kemarau, pengairan cukup dilakukan 1 sampai 2 minggu sekali jika tanah terlihat sangat kering, namun pastikan air tidak menggenang.
Pemupukan susulan pertama diberikan pada umur 1 bulan setelah tanam menggunakan pupuk organik matang sebanyak 1 sampai 2 kg per lubang tanam, dilanjutkan pemupukan kedua pada umur 3 bulan saat fase pembesaran umbi dimulai. Singkong siap dipanen pada umur 8 hingga 12 bulan tergantung varietasnya, yang ditandai dengan daun bagian bawah mulai menguning dan gugur secara alami.





