Kedelai, Panduan Pemupukan Kedelai Tepat Fase untuk Hasil Panen Optimal
King Shooter / Pexels

Panduan Pemupukan Kedelai Tepat Fase untuk Hasil Panen Optimal

Pemupukan kedelai yang tepat per fase tumbuh memastikan pembentukan bintil akar maksimal dan pengisian polong yang bernas sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pemupukan kedelai diawali pada fase pratanam dan fase awal vegetatif (0-7 HST) dengan fokus memperbaiki kondisi tanah dan menyediakan hara starter. Sebelum penanaman di awal musim hujan atau lahan sawah bekas padi, aplikasikan pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 1-2 ton per hektar saat olah tanah. Sebagai pupuk dasar, berikan pupuk starter berkadar Nitrogen rendah seperti Urea 50 kg, SP-36 100 kg, dan KCl 50 kg per hektar yang ditugal atau disebar dalam larikan. Pemberian Nitrogen tidak boleh berlebihan pada fase ini agar fiksasi alami Nitrogen oleh bakteri Rhizobium tidak terganggu.

Ringkas: Kedelai

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap namun tidak tergenang
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sensitif terhadap kekeringan pada fase pembungaan dan pengisian biji.

Fase vegetatif aktif berlangsung pada umur 14-21 HST di mana tanaman mulai membentuk bintil akar dan cabang vegetatif. Pada fase ini, pemupukan susulan pertama dapat dilakukan jika pertumbuhan bibit terlihat kurang seragam. Berikan pupuk NPK berimbang dosis ringan sekitar 50 kg per hektar dengan cara ditugal sejauh 5-7 cm dari pangkal batang. Penyiraman segera dilakukan setelah pemupukan pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan pastikan saluran drainase berfungsi baik agar butiran pupuk tidak tercuci air genangan.

Memasuki fase generatif berupa pembungaan dan pembentukan polong (30-45 HST), kebutuhan hara Fosfor dan Kalium meningkat pesat untuk mencegah kerontokan bunga. Berikan pemupukan susulan kedua berupa KCL sebanyak 50 kg per hektar yang dimasukkan ke dalam tanah dekat perakaran. Sebagai pelengkap hara makro, penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur mikro seperti Boron dan Zink dapat dilakukan seminggu sekali pada pagi hari pukul 06.00 hingga 09.00 saat stomata daun terbuka sempurna.

Fase pengisian polong hingga pematangan biji (50-65 HST) menentukan bobot kering dan kuantitas hasil panen kedelai. Pada rentang waktu ini, aplikasikan pupuk organik cair atau pupuk daun tinggi Kalium setiap 10 hari sekali hingga memasuki umur 60 HST. Masuk umur 70 HST menuju panen, seluruh aplikasi pupuk kimia maupun pupuk daun dihentikan sepenuhnya agar tanaman fokus menyerap cadangan makanan dari batang ke biji dan daun mulai menguning secara alami.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Lahan dan Pemupukan Dasar (HST 0): Tebarkan 1 hingga 2 ton pupuk kandang matang per hektar serta pupuk SP-36 dan sebagian KCl saat pengolahan tanah akhir.
  2. Inokulasi Benih (HST 0): Campurkan benih kedelai dengan inokulan bakteri Rhizobium sebanyak 10-15 gram per kilogram benih di tempat teduh sebelum ditanam.
  3. Pemupukan Susulan Pertama (HST 14-21): Berikan sisa pupuk Urea dan NPK secara ditugal dalam larikan sejauh 5 cm dari barisan tanaman, lalu tutup kembali dengan tanah.
  4. Pemupukan Susulan Kedua dan Mikro (HST 35-40): Aplikasikan pupuk kalium (KCl) dan lakukan penyemprotan pupuk daun kaya unsur mikro Boron pada awal fase berbunga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa kedelai tidak memerlukan banyak pupuk Nitrogen dibanding jagung?

Kedelai adalah tanaman legum yang mampu berasosiasi dengan bakteri Rhizobium untuk memfiksasi Nitrogen langsung dari udara bebas.

Kapan waktu terbaik menyemprotkan pupuk daun pada tanaman kedelai?

Waktu terbaik adalah pagi hari pukul 06.00 hingga 09.00 atau sore hari setelah pukul 15.30 saat stomata daun terbuka.

Apakah pupuk kandang wajib diberikan dalam pemupukan kedelai?

Sangat dianjurkan karena pupuk kandang memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas tahan air, dan menyediakan media hidup yang baik bagi bakteri fiksasi Nitrogen.

Apa akibatnya jika tanaman kedelai kelebihan pupuk Nitrogen?

Tanaman akan terlalu subur secara vegetatif (daun rimbun), batang menjadi mudah rebah, pembentukan bintil akar terhambat, dan jumlah polong berkurang.

Bagaimana cara pemupukan kedelai pada lahan sawah bekas padi tanpa olah tanah (TOT)?

Pupuk diberikan dengan cara ditugal di dekat lubang tanam atau disebar dalam larikan di antara barisan tanam setelah jerami dirapikan.

Lebih lanjut tentang Kedelai

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.