Panduan Praktis Cara Merawat Kedelai Agar Subur dan Panen Melimpah di Indonesia

Cara merawat kedelai yang tepat melibatkan pengelolaan air, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama secara intensif sejak tanam hingga panen.

Jawaban singkat

Budidaya kedelai di Indonesia memerlukan persiapan lahan yang baik dengan pengolahan tanah sempurna pada awal musim kemarau atau menjelang akhir musim hujan. Buatlah salurandrainase setiap 2 meter untuk mencegah genangan air yang sangat ditakuti oleh tanaman kedelai karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

Ringkas: Kedelai

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap namun tidak tergenang
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sensitif terhadap kekeringan pada fase pembungaan dan pengisian biji.

Pemberian pupuk susulan dilakukan saat tanaman berumur 14 hingga 21 hari setelah tanam menggunakan takaran 100 kilogram urea, 100 kilogram SP-36, dan 50 kilogram KCl per hektar. Pupuk diberikan dengan cara ditugal di samping barisan tanaman sejauh 5 sentimeter untuk merangsang pertumbuhan vegetatif dan pembentukan bintil akar efektif.

Penyiraman atau pengairan wajib dilakukan secara berkala, terutama pada fase kritis yaitu saat perkecambahan, pembungaan, dan pengisian polong. Di musim kemarau, lakukan pengairan setiap 7 hingga 10 hari sekali menggunakan sistem leb atau irigasi parit agar kelembapan tanah tetap terjaga optimal.

Pengendalian gulma dan organisme pengganggu tanaman harus rutin dilakukan secara manual dengan penyiangan pada umur 15 dan 35 hari setelah tanam. Pengamatan lapangan secara berkala membantu mendeteksi dini serangan ulat grayak atau penyakit karat daun sebelum populasi hama merusak potensi hasil panen.

Langkah-langkah

  1. Pilih benih bersertifikat varietas unggul seperti Anjasmoro atau Devon 1 dengan daya tumbuh di atas 80 persen.
  2. Tanam benih dengan kedalaman 3 sentimeter, jarak tanam 40x15 sentimeter, dan isi 2 biji per lubang tanam.
  3. Lakukan penyiangan gulma secara manual pada umur 15 hari dan 35 hari setelah tanam agar nutrisi tidak direbut gulma.
  4. Panen kedelai saat 95 persen polong sudah berwarna kecokelatan dan daun mulai gugur secara serentak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik menanam kedelai?

Kedelai paling baik ditanam pada akhir musim hujan di lahan sawah tadah hujan atau pada musim kemarau dengan ketersediaan irigasi.

Berapa lama umur panen tanaman kedelai?

Sebagian besar varietas kedelai unggul di Indonesia dapat dipanen pada umur 75 hingga 90 hari setelah tanam.

Bagaimana cara mengenali kedelai siap panen?

Ditandai dengan warna polong yang berubah dari hijau menjadi kecokelatan, daun menguning dan rontok, serta biji berbunyi saat polong digoyang.

Apakah kedelai butuh pemupukan nitrogen tinggi?

Tidak, karena kedelai mampu mengikat nitrogen sendiri melalui bantuan bakteri bintil akar, sehingga pupuk P dan K lebih diutamakan.

Mengapa daun kedelai sering berlubang?

Biasanya disebabkan oleh serangan hama ulat grayak atau kepik hijau yang memakan daun dan polong muda.

Lebih lanjut tentang Kedelai

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.