Pertama, periksa drainase lahan. Buckwheat tidak tahan genangan. Jika musim hujan dan tanah becek, akar bisa busuk sehingga daun menguning. Ciri khasnya: daun bawah menguning lebih dulu, tanah lembap berlebihan. Solusinya: buat bedengan tinggi, perbaiki saluran air, atau tanam di lahan miring.
Kedua, kekurangan unsur hara, terutama nitrogen. Daun menguning merata, dimulai dari daun tua. Biasanya terjadi di tanah miskin atau setelah hujan lebat yang mencuci unsur hara. Solusi: beri pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang (2-3 ton/ha) sebelum tanam, atau semprot pupuk daun cair (baca label) saat tanaman berumur 2-3 minggu.
Ketiga, serangan hama seperti kutu daun atau tungau. Daun menguning dengan bercak atau keriting, ada serangga kecil di balik daun. Musim kemarau lebih rentan. Solusi: semprotkan insektisida nabati (misal ekstrak neem) atau lepaskan musuh alami seperti kumbang koksi. Hindari pestisida kimia berlebihan agar tidak merusak polinator.