Ciri tanaman siap panen: malai (bunga) menguning dan biji terasa keras saat digigit. Jangan menunggu hingga seluruh tanaman kering karena biji akan rontok. Di Indonesia, panen sebaiknya dilakukan pada musim kemarau (April-September) untuk menghindari hujan yang bisa menyebabkan biji berkecambah di malai.
Cara panen: potong batang 10-15 cm di bawah malai menggunakan sabit atau gunting. Kumpulkan malai dalam karung goni, lalu jemur di bawah sinar matahari selama 3-5 hari hingga kadar air biji mencapai 12-14%. Perontokan bisa dilakukan dengan memukul-mukul malai atau menggunakan mesin perontok jika tersedia.
Setelah dirontok, bersihkan biji dari sekam dan kotoran dengan cara ditampi atau menggunakan blower. Simpan biji oats dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Oats bisa langsung diolah menjadi oatmeal atau disimpan untuk benih musim tanam berikutnya. Hasil panen rata-rata di dataran tinggi Indonesia sekitar 2-3 ton per hektar.