Panduan Lengkap Pemupukan Kecapi agar Pohon Subur dan Berbuah Lebat

Pemupukan kecapi yang tepat memadukan pupuk organik berkadar nitrogen tinggi untuk fase vegetatif dan pupuk tinggi fosfor serta kalium saat pembuahan.

Jawaban singkat

Pohon kecapi (Sandoricum koetjape) membutuhkan asupan hara yang teratur sejak fase bibit hingga produktif agar berbuah manis dan lebat. Pada masa pertumbuhan vegetatif umur 1 sampai 3 tahun, berikan pupuk kandang sapi atau kambing matang sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon. Pemupukan organik ini disebarkan dua kali setahun menjelang awal musim hujan pada bulan Oktober-November dan akhir musim hujan pada bulan April-Mei.

Ringkas: Kecapi

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat bibit muda atau musim kemarau
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman awal
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat tangguh dan tahan terhadap perubahan cuaca setelah berumur di atas dua tahun.

Saat pohon memasuki fase generatif atau siap berbuah pada usia 4 tahun ke atas, fokus pemupukan bergeser ke unsur fosfor dan kalium. Taburkan pupuk majemuk NPK seimbang atau pupuk tinggi P dan K di sepanjang jalur lingkaran tajuk tanaman (dripline) dengan membuat parit melingkar sedalam 15 hingga 20 cm. Berikan dosis bertahap sebanyak 500 gram hingga 1 kg per pohon setiap 4 bulan sekali untuk memicu pembungaan yang serempak.

Pengaturan pola pemupukan sangat bergantung pada kondisi cuaca harian di Indonesia. Memasuki musim hujan, pupuk kecapi harus dibenamkan ke dalam tanah lalu ditutup kembali agar hara tidak hanyut oleh erosi air hujan. Sebaliknya pada musim kemarau antara bulan Juni hingga September, kurangi pemberian pupuk kimia kering dan utamakan pemberian mulsa organik tebal 5 sampai 10 cm disertai penyiraman berkala agar akar tidak mengalami dehidrasi.

Selain makro, tanaman kecapi memerlukan pembenah tanah seperti kapur pertanian (dolomit) jika pH tanah berada di bawah 5.5. Taburkan 1 sampai 2 kg dolomit per pohon setiap dua tahun sekali pada jeda waktu satu bulan sebelum pemupukan rutin. Hal ini memastikan penyerapan pupuk kecapi bekerja maksimal, mencegah kerontokan bunga, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama.

Langkah-langkah

  1. Gali parit melingkar tepat di bawah pinggiran tajuk daun kecapi dengan kedalaman 15-20 cm.
  2. Taburkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10-20 kg merata di dalam parit.
  3. Tambahkan pupuk pendukung sesuai fase tanaman, utamakan nitrogen untuk bibit muda dan fosfor-kalium untuk pohon dewasa.
  4. Tutup kembali parit dengan tanah galian dan siram secukupnya jika kondisi tanah sedang kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik mengaplikasikan pupuk kecapi?

Waktu terbaik adalah saat awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (April-Mei) ketika perakaran aktif menyerap nutrisi.

Mengapa bunga pohon kecapi saya sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh kekeringan ekstrem, kekurangan unsur kalium dan kalsium, atau guyuran hujan deras saat masa penyerbukan.

Bolehkah pupuk kecapi diberikan dengan cara disemprotkan ke daun?

Boleh, pupuk daun mikronutrien dapat disemprotkan pada daun muda di pagi hari, namun pemupukan utama lewat akar tetap menjadi yang paling penting.

Apakah pupuk kandang segar boleh langsung ditaburkan ke akar kecapi?

Tidak boleh, karena pupuk kandang segar masih mengalami fermentasi berpanas tinggi yang dapat merusak jaringan akar dan membawa jamur penyakit.

Lebih lanjut tentang Kecapi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.