Penyakit Kecapi: Gejala & Cara Mengobati

Panduan praktis mengenali gejala penyakit kecapi dan cara mengobatinya agar pohon tetap produktif dan berbuah lebat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pohon kecapi (Sandoricum koetjape) tergolong tanaman buah lokal yang cukup tangguh, tetapi kelembapan udara yang tinggi pada musim hujan antara bulan November hingga Maret sering memicu serangan penyakit akibat cendawan. Kelembapan di atas 80 persen dan sirkulasi udara yang buruk di sekitar tajuk menjadi kondisi ideal bagi spora jamur untuk berkembang berkembang pesat.

Ringkas: Kecapi

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat bibit muda atau musim kemarau
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman awal
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat tangguh dan tahan terhadap perubahan cuaca setelah berumur di atas dua tahun.

Pemeriksaan kebun secara rutin minimal 1 hingga 2 kali dalam seminggu sangat dianjurkan untuk mendeteksi serangan sejak dini. Pemangkasan tajuk secara teratur agar sinar matahari dapat menembus bagian dalam canopy hingga 70 persen merupakan langkah krusial untuk menekan kelembapan mikro di sekitar daun dan cabang.

Sanitasi kebun menjadi kunci utama dalam memutus siklus hidup patogen kecapi. Daun, ranting, dan buah terinfeksi yang gugur ke tanah harus segera dikumpulkan dan dimusnahkan dengan cara dikubur sedalam 30 hingga 50 cm atau dibakar jauh dari area pertanaman agar spora tidak terbawa angin ke pohon yang sehat.

Jika infeksi sudah melebihi ambang batas ekonomi atau merusak lebih dari 20 persen tajuk, tindakan pengendalian hayati atau kimiawi perlu dilakukan. Penyemprotan bahan pengendali sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 09.00 saat mulut daun terbuka dan angin tidak terlalu kencang.

Penyebab & Cara Mengatasi

Antraknosa (Colletotrichum sp.)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman yang melekuk pada kulit buah matang serta munculnya lingkaran-lingkaran kecil berwarna gelap pada daun tua.

Solusi: Pangkas bagian tanaman yang bergejala, perbaiki drainase piringan pohon, dan aplikasikan fungisida kontak berbahan aktif tembaga sesuai petunjuk label.

Bercak Daun Cercospora (Cercospora sp.)

Ciri: Bercak bulat kecil berwarna cokelat dengan pusat berwarna abu-abu dan tepi kuning kemerahan pada permukaan daun.

Solusi: Semprotkan agen hayati Trichoderma sp. atau fungisida sistemik, serta berikan pemupukan Kalium tinggi untuk meningkatkan daya tahan jaringan daun.

Embun Tepung (Oidium sp.)

Ciri: Lapisan putih seperti bedak atau tepung pada permukaan daun muda, tunas, dan pucuk tanaman yang menyebabkan daun menggulung dan kerdil.

Solusi: Kurangi porsi pemupukan Nitrogen berlebih, pangkas tunas air yang terlalu rimbun, dan semprotkan larutan belerang atau fungisida yang direkomendasikan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan sanitasi untuk membuang semua cabang yang kering, sakit, serta tunas air yang saling bersilangan di dalam tajuk.
  2. Bersihkan piringan bawah pohon radius 1,5 hingga 2 meter dari gulma dan guguran daun terinfeksi untuk mengurangi kelembapan tanah.
  3. Aplikasi pupuk organik padat sebanyak 20 sampai 30 kg per pohon yang diperkaya mikroba antagonis seperti Trichoderma sp. pada awal musim hujan.
  4. Semprotkan fungisida pelindung atau bahan hayati secara merata ke seluruh tajuk tanaman dengan interval 10 hingga 14 hari pada puncak musim hujan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah buah kecapi yang terkena antraknosa masih aman dikonsumsi?

Buah masih aman dikonsumsi jika pembusukan belum menembus hingga ke daging buah, cukup kupas dan buang bagian kulit yang menghitam.

Kapan waktu terbaik memangkas pohon kecapi untuk mencegah penyakit?

Waktu terbaik adalah pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau saat tanaman selesai memasuki masa panen buah.

Mengapa daun kecapi muda sering menggulung dan tertutup lapisan putih?

Gejala tersebut menandakan serangan penyakit embun tepung yang sering muncul saat kelembapan tinggi dan perbedaan suhu siang-malam cukup ekstrem.

Apakah pupuk kandang bisa memicu timbulnya penyakit pada kecapi?

Pupuk kandang yang belum matang sempurna dapat membawa spora jamur patogen dan memicu pembusukan akar. Pastikan hanya menggunakan pupuk yang sudah terdekomposisi matang.

Lebih lanjut tentang Kecapi

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.