Fase vegetatif yang berlangsung pada pertengahan musim hujan membutuhkan keseimbangan hara Nitrogen dan Fosfat. Pemberian hara makro seimbang sebanyak dua kali dengan selang waktu 3 bulan membantu pembentukan tajuk dan percabangan yang kokoh. Aplikasi pupuk dilakukan dengan metode penaburan dalam parit melingkar di bawah tajuk luar tanaman agar penyerapan oleh akar serabut berlangsung maksimal.
Saat memasuki awal musim kemarau sekitar bulan April atau Mei, fokus pemupukan dialihkan ke fase generatif untuk merangsang pembentukan kuncup bunga. Pupuk pir pada fase ini harus didominasi oleh unsur Kalium dan hara mikro seperti Boron serta Seng. Pengurangan suplai Nitrogen pada periode ini sangat penting agar energi tanaman terfokus pada pembungaan, bukan penambahan daun baru.
Selain pemupukan tanah, penyemprotan hara mikro melalui daun dapat dilakukan setiap 2 minggu sekali selama masa pembentukan buah untuk mencegah kerontokan. Jika pH tanah di sekitar perakaran berada di bawah angka 6,0, lakukan pengapuran menggunakan dolomit sebanyak 1 hingga 2 kilogram per pohon. Keseimbangan pH tanah ini memastikan seluruh nutrisi pupuk dapat diserap secara optimal oleh tanaman.