Kelembapan udara yang tinggi di atas 85 percent pada kebun malaka yang rimbun memicu timbulnya bercak daun dan embun tepung. Jika infeksi ini dibiarkan tanpa penanganan teknis selama 3 minggu, tanaman dapat kehilangan hingga 40 percent daun produktifnya akibat kerontokan dini.
Pengamatan berkala secara rutin minimal 2 kali seminggu pada tajuk bagian dalam dan permukaan bawah daun sangat dianjurkan. Langkah deteksi dini ini efektif mencegah penyebaran spora patogen sebelum meluas ke seluruh blok pertanaman malaka di lahan Anda.
Sanitasi kebun melalui pemangkasan cabang ternaungi serta pengaturan jarak tanam ideal minimal 6 x 6 meter merupakan kunci utama pengendalian penyakit sepanjang tahun. Pemeliharaan sirkulasi udara yang baik akan menurunkan risiko serangan penyakit secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia.