Masalah kekurangan unsur hara harian juga menjadi pemicu utama timbulnya warna kuning pada tajuk. Defisiensi unsur nitrogen membuat daun-daun tua menguning secara merata, sedangkan kekurangan magnesium memicu gejala kuning di selang-seling tulang daun. Pemberian pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon setiap 3 bulan sekali di awal musim hujan sangat efektif untuk menjaga ketersediaan nutrisi makro dan mikro.
Pada musim kemarau, kelembapan udara yang rendah sering kali memicu serangan hama seperti tungau merah dan kutu putih. Hama-hama ini mengisap cairan pelepah hingga timbul bercak kuning keperakan di permukaan daun. Selain hama, infeksi jamur seperti Graphiola phoenicis kerap muncul saat kelembapan udara melampaui 80 persen, ditandai dengan bintik kuning kecil yang berubah menjadi kerak hitam bertepung pada pelepah tua.
Pengaturan tata air dan perawatan kebersihan kebun menjadi kunci keberhasilan pemulihan tanaman kurma. Penyiraman rutin sebanyak 20 hingga 30 liter per pohon muda dilakukan 2 kali seminggu pada musim kemarau, namun harus dihentikan total saat hujan turun berurutan. Buatlah parit drainase melingkar sejauh tajuk tanaman dengan kedalaman 30 cm agar air hujan langsung mengalir keluar dari area perakaran piringan kurma.