Persiapan media tanam dilakukan dengan membuat lubang berukuran 80 x 80 x 80 cm sekurang-kurangnya 2 sampai 4 minggu sebelum penanaman. Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang matang sebanyak 20 sampai 30 kg serta pasir pasang dengan perbandingan 2:1:1 untuk memastikan drainase berjalan lancar. Pada musim hujan, buatlah bedengan atau guludan setinggi 30 cm di sekeliling pangkal batang guna mencegah genangan air yang memicu pembusukan akar.
Perawatan rutin mencakup penyiraman sebanyak 20 sampai 30 liter per pohon setiap 2 hari sekali pada musim kemarau, dan disesuaikan saat musim hujan. Pemupukan organik berkala diberikan setiap 3 bulan sekali sebanyak 10 sampai 15 kg pupuk kandang terdekomposisi sempurna, ditambah pemangkasan pelepah tua yang menguning secara berkala setiap 6 bulan. Tanaman kurma jantan dan betina terpisah, sehingga pemeliharaan kedua jenis pohon sangat krusial dalam satu area kebun.
Pembungaan biasanya dimulai pada umur 3 sampai 5 tahun untuk bibit kultur jaringan. Karena angin di daerah tropis sering kali kurang efektif menyebarkan serbuk sari, penyerbukan buatan wajib dilakukan dengan mengibaskan tandan bunga jantan ke seludang betina yang baru mekar, lalu diikat longgar dengan tali rafia. Panen buah dapat dilakukan sekitar 120 sampai 150 hari setelah penyerbukan, ditandai dengan perubahan warna buah menjadi kuning kecokelatan atau merah tergantung varietasnya.