Panduan Mengatasi Penyakit Manggis saat Musim Hujan

Pengendalian penyakit manggis saat musim hujan berfokus pada perbaikan drainase, pemangkasan kanopi, dan sanitasi kebun untuk mencegah busuk buah serta kanker batang.

Jawaban singkat

Curah hujan yang tinggi pada puncak musim hujan di Indonesia, khususnya antara bulan November hingga April, menciptakan lingkungan yang sangat lembap dan ideal bagi perkembangan patogen tanaman manggis. Kelembapan udara di atas 80 persen memicu timbulnya serangan jamur patogen seperti Phytophthora sp. penyebab busuk buah dan Corticium salmonicolor penyebab jamur upas. Tanpa tindakan pencegahan yang tepat, tingkat kerusakan buah dan penurunan produksi dapat mencapai lebih dari 40 persen dalam satu musim panen.

Ringkas: Manggis

Cahaya
Naungan 50% saat muda (1-2 tahun), sinar matahari penuh saat dewasa
Penyiraman
Penyiraman 1-2 kali sehari saat kemarau untuk tanaman muda
Musim
Awal musim hujan (Oktober - Desember) untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Akar manggis tidak memiliki banyak bulu akar halus, sehingga sangat sensitif terhadap kekeringan dan gangguan perakaran.

Langkah awal yang sangat krusial adalah pengelolaan tajuk tanaman melalui pemangkasan sanitasi. Pangkas sekitar 10 sampai 15 persen cabang yang terlalu rapat, dahan yang mati, serta ranting yang tumbuh ke arah dalam tajuk untuk meningkatkan sirkulasi udara dan penetrasi sinar matahari. Selain itu, pangkas dahan bagian bawah hingga sejauh 50 sampai 100 cm dari permukaan tanah agar cipratan air hujan yang mengandung spora jamur tidak mudah meloncat mengenai daun atau buah bawah.

Pengelolaan air di sekitar piringan pohon juga harus diperhatikan secara serius selama musim hujan. Buatlah saluran drainase berbentuk parit melingkar dengan kedalaman 30 sampai 40 cm di luar piringan tajuk untuk memastikan air hujan segera mengalir dan tidak menggenang di sekitar perakaran. Tambahkan 20 sampai 30 kg pupuk kompos matang yang diperkaya agen hayati serta 2 sampai 5 kg kapur dolomit per pohon untuk memelihara pH tanah pada kisaran ideal 6,0 hingga 6,5.

Pengawasan kebun harus dilakukan secara berkala minimal 1 sampai 2 kali dalam seminggu selama musim hujan berlangsung. Taburkan 100 sampai 200 gram mikroorganisme antagonis Trichoderma sp. di sekitar area piringan pohon setiap 3 bulan sekali untuk menekan populasi jamur jahat di dalam tanah. Kebun yang bersih dan terawat dengan sirkulasi udara yang lancar akan menekan risiko penyebaran penyakit secara signifikan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Buah Phytophthora

Ciri: Buah tampak bercak cokelat kebasahan yang meluas cepat, daging buah membusuk, dan sering dilapisi miselium putih saat udara sangat lembap.

Solusi: Petik dan musnahkan buah yang terinfeksi, pangkas dahan bawah yang dekat ke tanah, serta perbaiki saluran drainase kebun.

Jamur Upas (Corticium salmonicolor)

Ciri: Terdapat kerak berwarna merah muda pada permukaan kulit cabang, kulit batang membusuk atau pecah, dan daun di ujung cabang mengering.

Solusi: Kikis jaringan kulit yang sakit hingga tampak bagian sehat, pangkas cabang mati, lalu tutup bekas lukanya dengan cat menie atau penutup luka tanaman.

Bintik Daun Antraknosa

Ciri: Bercak-bercak cokelat kehitaman melingkar pada daun muda dan permukaan kulit buah muda, membuat bentuk buah menjadi tidak simetris.

Solusi: Kumpulkan dan bakar daun gugur yang terinfeksi, lalu semprotkan agen hayati pengendali jamur secara berkala pada daun muda.

Getah Kuning (Gummosis)

Ciri: Keluar getah berwarna kuning kental dari kulit buah atau batang, membuat daging buah terasa pahit dan mengeras.

Solusi: Aplikasi kapur pertanian untuk menyeimbangkan pH tanah, kurangi fluktuasi air tanah, dan cegah benturan fisik pada buah.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan pemeliharaan untuk membuka tajuk tanaman agar sinar matahari dapat masuk ke bagian dalam pohon.
  2. Buat saluran drainase keliling setinggi 30 hingga 40 cm di sekitar piringan pohon untuk mencegah genangan air hujan.
  3. Kumpulkan seluruh sampah daun, ranting, dan buah terinfeksi yang gugur, lalu bakar atau kubur di luar area kebun.
  4. Aplikasikan kapur dolomit sebanyak 2 hingga 5 kg per pohon di sekitar area perakaran untuk mengontrol keasaman tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa buah manggis sering mengeluarkan getah kuning saat musim hujan?

Getah kuning disebabkan oleh pecahnya saluran getah akibat tingginya tekanan air tanah secara mendadak, defisiensi kalsium, atau adanya lukaan fisik.

Apakah jamur upas bisa mematikan seluruh pohon manggis?

Jamur upas dapat melingkari dan mematikan cabang utama. Jika dibiarkan tanpa penanganan, infeksi bisa meluas ke batang utama dan mematikan pohon.

Kapan waktu terbaik melakukan pemangkasan pohon manggis?

Pemangkasan sanitasi terbaik dilakukan segera setelah masa panen selesai atau pada awal musim hujan sebelum pembungaan dimulai.

Bagaimana cara mencegah pembusukan buah manggis sebelum panen?

Jaga kebersihan area bawah pohon, pangkas dahan yang menyentuh tanah, dan aplikasikan mikroorganisme antagonis pada tanah secara teratur.

Lebih lanjut tentang Manggis

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.