Saat tanaman lai memasuki fase generatif atau siap berbuah pada umur di atas 4 tahun, pola pemupukan harus diubah fokusnya dari nitrogen ke fosfor dan kalium. Pemberian pupuk unsur P dan K tinggi dilakukan sekitar 1 hingga 2 bulan sebelum masa pembungaan, biasanya pada pertengahan hingga akhir musim kemarau antara bulan Agustus dan September. Langkah ini merangsang munculnya bunga yang serempak serta memperkuat tangkai bunga agar tidak mudah gugur.
Teknik pengaplikasian pupuk lai yang benar adalah dengan membuat parit melingkar (kanopi) sedalam 15 sampai 20 cm tepat di bawah lingkar tajuk terluar daun. Hindari menabur pupuk langsung di pangkal batang karena akar aktif penyerap hara berada di area perakaran luar. Setelah pupuk ditaburkan secara merata di dalam parit, segera tutup kembali parit tersebut dengan tanah galian untuk mencegah penguapan nutrisi akibat panas atau terhanyut air hujan.
Selama periode pembesaran buah di musim hujan, pemberian unsur hara mikro seperti boron dan kalsium sangat dianjurkan sebanyak 2 kali aplikasi melalui penyemprotan daun. Unsur kalsium berfungsi mencegah daging buah pecah atau busuk pangkal, sedangkan boron membantu meningkatkan penyerapan gula sehingga daging buah lai berwarna jingga cerah dengan cita rasa manis yang legit. Catat jadwal pemupukan secara rutin agar kondisi nutrisi tanah tetap terjaga sepanjang tahun.