Jarak tanam ideal untuk pohon lai di kebun adalah 10x10 meter agar tajuk tanaman dapat berkembang maksimal tanpa saling menutupi. Penanaman bibit sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar perakaran awal mendapat pasokan air alami yang cukup. Pada 2 tahun pertama, siram tanaman sebanyak 15 hingga 20 liter air per pohon setiap 2 hari sekali saat musim kemarau, serta berikan mulsa dedaunan kering setebal 10 cm di sekitar piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah.
Pemupukan rutin dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan, pertengahan musim hujan, dan akhir musim hujan. Pada tahun pertama, berikan pupuk NPK seimbang sebanyak 200 gram per pohon per aplikasi, lalu naikkan dosisnya secara bertahap hingga 1 kg per pohon pada tahun ke-4. Saat tanaman memasuki fase generatif atau pembungaan pada umur 4-5 tahun, tambahkan pupuk tinggi kandungan kalium untuk merangsang pembentukan buah yang manis dan daging buah berwarna jingga pekat.
Pemangkasan bentuk perlu dilakukan sejak tahun kedua dengan menyisakan 1 batang utama dan 4 hingga 6 cabang primer yang tumbuh mendatar pada ketinggian 1,5 meter dari permukaan tanah. Buah lai siap dipanen sekitar 110 hingga 120 hari setelah bunga mekar penuh, ditandai dengan perubahan warna kulit dari hijau menjadi hijau kekuningan, duri yang terasa agak melunak saat ditekan, serta terciumnya aroma wangi khas lai. Panen dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan gunting pangkas tajam agar tidak merusak tajuk tanaman.