Untuk memicu pertumbuhan vegetatif yang cepat, terapkan pemupukan susulan menggunakan pupuk NPK seimbang dengan dosis 15 hingga 25 gram per tanaman dewasa setiap 3 sampai 4 minggu sekali. Pada tanaman muda yang baru ditanam kurang dari 6 bulan, kurangi dosis menjadi 5 hingga 10 gram per tanaman. Aplikasikan pupuk ini dengan cara ditugal atau ditanam melingkar sejajar tajuk daun sejauh 15 hingga 20 cm dari batang utama untuk mencegah risiko akar terbakar.
Penyesuaian metode pemupukan sangat penting dilakukan mengikuti pergantian musim di wilayah tropis. Saat musim hujan, aplikasikan pupuk dalam bentuk butiran (granular) pada tanah yang dibumbun agar nutrisi tidak cepat hanyut terbawa air hujan. Sebaliknya, pada musim kemarau, larutkan pupuk NPK dalam 2 hingga 3 liter air bersih lalu kucorkan langsung ke area perakaran seminggu sekali setelah tanah disiram hingga lembap.
Rahasial utama agar warna pucuk merah tetap rimbun dan memikat adalah mengombinasikan pemupukan dengan teknik pemangkasan rutin. Lakukan pemangkasan pucuk daun tua setiap 2 bulan sekali, lalu segera berikan pupuk susulan kaya nitrogen dalam waktu 2 hari setelah pemangkasan. Dalam kurun waktu 14 hingga 21 hari pascapemangkasan dan pemupukan, tunas-tunas baru berwarna merah segar akan tumbuh serempak dan padat.