Penyakit Pucuk Merah: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit pucuk merah umumnya disebabkan oleh serangan jamur saat musim hujan dan dapat diatasi dengan pemangkasan sanitasi serta perbaikan drainase.

Jawaban singkat

Penyakit pucuk merah sering kali melonjak tajam saat musim hujan di Indonesia karena tingkat kelembapan udara yang melebihi 80 persen. Kondisi basah yang berlangsung terus-menerus memicu perkembangan spora jamur patogen yang menyerang daun muda serta menghambat pembentukan pigmen merah alami. Gejala awal ditandai dengan munculnya bintik cokelat kehitaman hingga daun berubah layu dan berguguran.

Ringkas: Pucuk Merah

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam/hari)
Penyiraman
Sedang, 1 kali sehari (kemarau) atau 2-3 hari sekali (hujan)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Warna merah merona pada pucuk hanya akan keluar maksimal jika tanaman terpapar sinar matahari penuh dan tajuknya rajin dipangkas.

Penyebab utama kerusakan daun adalah infeksi bercak daun dan karat daun yang dipacu oleh sirkulasi udara yang buruk di sekitar tajuk. Untuk memutus rantai penularan, lakukan pemangkasan sanitasi sepanjang 10 hingga 15 sentimeter pada bagian pucuk yang terinfeksi setiap 2 minggu sekali selama puncak musim hujan. Pemangkasan ini bertujuan membuka tajuk tanaman agar sinar matahari pagi dapat menembus bagian dalam rumpun secara optimal.

Pengolahan tanah dan pengelolaan media tanam sangat krusial saat curah hujan tinggi agar akar tidak mengalami kebusukan akibat genangan air. Tambahkan 1 hingga 2 kilogram pupuk kompos matang yang dicampur dengan 50 hingga 100 gram kapur dolomit per tanaman untuk menstabilkan tingkat keasaman tanah dari pH di bawah 5,5 menuju angka ideal 6,0 sampai 6,5.

Langkah penyembuhan secara teknis dilakukan dengan menyemprotkan agen hayati atau fungisida pelindung sesuai anjuran label kemasan. Semprotkan cairan tersebut sebanyak 1 kali setiap 7 hingga 10 hari pada pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB ketika stomata daun terbuka. Pastikan seluruh permukaan atas dan bawah daun terbasahi secara merata demi menekan pertumbuhan spora jamur.

Penyebab & Cara Mengatasi

Bercak Daun Jamur (Colletotrichum sp.)

Ciri: Terdapat bercak melingkar berwarna cokelat tua hingga hitam dengan tepi kuning pada permukaan daun, pucuk muda gagal memerah dan mengering.

Solusi: Pangkas bagian ranting yang sakit, bakar limbah pangkasan, dan semprotkan fungisida hayati atau kontak sesuai petunjuk label.

Busuk Akar (Phytophthora sp.)

Ciri: Daun menguning dan layu serentak meski tanah basah, pertumbuhan terhenti, dan pangkal batang terasa lunak atau berbau busuk.

Solusi: Perbaiki saluran drainase di sekitar perakaran, kurangi frekuensi siram, dan kocor media tanam dengan agens hayati Trichoderma.

Karat Daun (Puccinia sp.)

Ciri: Timbul bintil-bintil menyerupai serbuk oranye atau keemasan di bagian bawah permukaan daun muda dan tua.

Solusi: Rontokkan daun yang terinfeksi parah, hindari penyiraman dari atas tajuk, dan aplikasikan fungisida tembaga sesuai aturan.

Langkah-langkah

  1. Potong bagian pucuk atau cabang yang menunjukkan gejala sakit sepanjang 5 sampai 10 cm di bawah batas area terinfeksi.
  2. Bersihkan dan kumpulkan seluruh daun gugur serta sisa pemangkasan dari bawah tajuk lalu bakar atau buang jauh dari area kebun.
  3. Pangkas 15 hingga 20 persen cabai atau ranting bagian dalam agar sirkulasi udara lancar dan cahaya matahari masuk merata.
  4. Semprotkan fungisida sesuai dosis label pada pagi hari cerah dengan interval 7 sampai 10 hari sekali hingga gejala hilang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun pucuk merah saya tidak berwarna merah segar melainkan bercak hitam?

Hal itu disebabkan oleh serangan jamur bercak daun yang terpacu oleh kelembapan tinggi saat musim hujan serta kurangnya paparan sinar matahari langsung.

Berapa kali pemangkasan harus dilakukan saat pucuk merah terserang penyakit?

Lakukan pemangkasan bagian yang sakit setiap 2 minggu sekali di musim hujan hingga pertumbuhan pucuk baru yang sehat mulai bermunculan.

Apakah pupuk kimia boleh diberikan saat pucuk merah sedang sakit parah?

Hindari pupuk tinggi Nitrogen saat tanaman sakit. Fokuslah pada perbaikan media tanam dengan kompos dan aplikasi fungisida terlebih dahulu.

Mengapa daun pucuk merah rontok secara mendadak saat musim hujan?

Rontok mendadak biasanya disebabkan oleh kebusukan akar akibat tanah yang tergenang air atau infeksi berat jamur karat daun.

Apakah penyakit bercak daun pucuk merah bisa menular ke tanaman hias lain?

Ya, spora jamur dapat terbawa angin dan percikan air hujan ke tanaman hias sejenis seperti jambu-jambuan atau tanaman berdaun lunak lainnya.

Lebih lanjut tentang Pucuk Merah

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.