Busuk umbi akibat Fusarium ditandai dengan daun menguning dari bawah ke atas, umbi lunak dan berbau, serta akar membusuk. Penyakit ini menyebar melalui tanah dan umbi terinfeksi. Bercak daun Botrytis muncul sebagai bercak coklat keabu-abuan pada daun dan bunga, terutama saat cuaca lembab. Layu bakteri menyebabkan daun layu mendadak tanpa menguning, dan jika umbi dipotong akan keluar lendir bakteri.
Untuk mengendalikan penyakit, lakukan rotasi tanaman dengan non-Liliaceae minimal 2 tahun. Gunakan umbi sehat dari sumber terpercaya, rendam umbi dalam air hangat (50°C) selama 30 menit sebelum tanam untuk membunuh patogen permukaan. Perbaiki drainase, jangan menanam terlalu rapat, dan siram di pagi hari agar daun cepat kering. Segera cabut dan bakar tanaman sakit untuk mengurangi sumber inokulum.
Pupuk berimbang dengan nitrogen tidak berlebihan (cukup 100-150 kg Urea/ha) agar tanaman tidak terlalu rentan. Saat musim hujan, semprotkan fungisida berbahan aktif tembaga atau mancozeb setiap 7-10 hari sesuai label. Untuk layu bakteri, tidak ada obat kimia efektif; fokus pada pencegahan dengan sterilisasi alat dan menghindari luka pada umbi. Konsultasi dengan BPP setempat untuk rekomendasi spesifik.