Persiapan lahan: gemburkan tanah sedalam 30 cm, buat bedengan selebar 1–1,2 m dengan tinggi 20–30 cm jika drainase kurang baik. Campurkan pupuk kandang matang (10–15 ton/ha atau sekitar 1–1,5 kg/m²) dan pupuk NPK 16-16-16 (100–150 kg/ha) sebagai pupuk dasar. Biarkan bedengan selama 1 minggu sebelum tanam. Jarak tanam ideal 20×30 cm atau 25×25 cm, tanam umbi dengan kedalaman 5–7 cm, bagian tunas menghadap ke atas.
Perawatan meliputi penyiraman 2–3 kali seminggu (lebih sering saat musim kemarau), pemupukan susulan setiap 2 minggu dengan pupuk NPK 16-16-16 (5–10 gram/tanaman) atau pupuk daun, serta penyiangan gulma rutin. Mulsa jerami atau plastik hitam perak dapat digunakan untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma. Hama utama adalah ulat daun (Spodoptera litura) dan kutu daun (Aphis gossypii); kendalikan secara mekanis atau dengan pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba.
Panen bunga sedap malam dilakukan saat kuncup pertama mulai mekar, biasanya 7–8 bulan setelah tanam untuk varietas lokal atau 4–5 bulan untuk varietas unggul. Potong tangkai bunga pada pagi hari dengan menyisakan 2–3 daun dari pangkal. Bunga dapat dipanen bertahap selama 1–2 bulan. Setelah panen, umbi dapat dibiarkan di tanah untuk pertumbuhan kembali atau dibongkar dan disimpan untuk ditanam musim berikutnya.