Penyebab paling umum adalah kekurangan air. Peace lily menyukai tanah lembab, dan jika terlalu kering, daun akan menggulung untuk mengurangi penguapan. Ciri khasnya: daun layu dan ujung daun kering. Solusinya siram sampai air keluar dari lubang drainase, lalu jaga kelembaban tanah dengan menyiram setiap 2-3 hari sekali saat kemarau. Jangan biarkan tanah benar-benar kering.
Udara kering juga sering menjadi biang kerok, terutama di ruangan ber-AC atau saat musim kemarau. Daun keriting disertai ujung coklat. Atasi dengan menyemprot daun menggunakan spray air bersih setiap pagi atau letakkan wadah air di dekat tanaman. Kelompokkan dengan tanaman lain untuk meningkatkan kelembaban mikro.
Hama seperti kutu putih atau tungau juga bisa menyebabkan daun keriting. Periksa bagian bawah daun; jika ada bercak putih atau sarang laba-laba, segera isolasi tanaman. Bersihkan dengan kapas basah atau semprot air sabun (1 sendok sabun cair per liter air) seminggu sekali hingga hama hilang. Kelebihan pupuk juga memicu keriting dengan ujung daun hangus; hentikan pemupukan selama 1-2 bulan dan siram dengan air bersih untuk melarutkan kelebihan garam.