Peace Lily, Daun Peace Lily Keriting: Penyebab dan Solusi Praktis
Swallowtail Garden Seeds / PDM

Daun Peace Lily Keriting: Penyebab dan Solusi Praktis

Daun Peace Lily yang menggulung atau keriting umumnya disebabkan oleh kelembapan udara yang terlalu rendah, paparan sinar matahari langsung, atau masalah penyiraman pada media tanam.

Jawaban singkat

Pada musim kemarau di Indonesia, kelembapan udara ruangan sering kali turun di bawah 40 persen, yang menjadi pemicu utama daun Peace Lily (Spathiphyllum) menggulung atau keriting. Tanaman tropis ini membutuhkan kelembapan relatif sekitar 60 hingga 80 persen untuk menjaga turgor sel daun tetap optimal. Saat udara sekitar terlalu kering, daun akan mengatup atau menggulung ke dalam sebagai mekanisme alami untuk mengurangi laju transpirasi air.

Ringkas: Peace Lily

Cahaya
Cahaya tidak langsung terang, hindari matahari langsung
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, jaga tanah lembab tidak tergenang
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim kemarau ekstrem
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini toleran terhadap cahaya rendah, tapi pertumbuhan optimal dengan cahaya terang tidak langsung.

Faktor penyiraman yang tidak teratur juga sangat memengaruhi kondisi fisik daun. Penyiraman yang terlalu sedikit, misalnya hanya 1 kali dalam 10 hari saat suhu kemarau mencapai 32 derajat Celsius, akan membuat media tanam sangat kering dan memicu daun mengering serta mengkerut dari bagian tepi. Sebaliknya, penyiraman berlebihan hingga media tergenang dapat membusukkan akar, sehingga akar gagal menyerap air dan daun menunjukkan gejala dehidrasi yang serupa berupa gulungan keriting.

Pencahayaan terik berlebihan di wilayah tropis kerap membakar jaringan daun Spathiphyllum. Jika tanaman diletakkan dekat jendela yang terpapar sinar matahari langsung selama lebih dari 2 jam di siang hari, daun tidak hanya keriting tetapi juga akan muncul bercak cokelat seperti terbakar. Idealnya, berikan cahaya terang tidak langsung (filtered light) atau naungan paranet 70 persen jika dipelihara di teras rumah.

Serangan hama seperti kutu kebul atau thrips yang mengisap cairan daun muda juga dapat menyebabkan pertumbuhan daun baru menjadi terdistorsi dan keriting. Lakukan pemeriksaan rutin seminggu sekali pada bagian bawah daun. Jika ditemukan indikasi hama, segera seka daun dengan kain lembap atau semprotkan larutan sabun cuci piring lembut dosis ringan sebelum kondisi memburuk.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelembapan Udara Terlalu Rendah

Ciri: Daun menggulung ke dalam dengan rapi, ujung daun mulai mengering atau berwarna cokelat renyah, terjadi terutama saat puncak musim kemarau.

Solusi: Letakkan pot di atas tatakan berisi batu kerikil dan air, kelompokkan dengan tanaman lain, atau gunakan humidifier di dekat tanaman.

Kekurangan Air (Underwatering)

Ciri: Seluruh tanaman terkulai layu, daun melengkung keriting, tanah di dalam pot terasa sangat kering dan mengkerut menjauhi dinding pot.

Solusi: Lakukan teknik perendaman pot (bottom watering) selama 15 sampai 20 menit hingga media menyerap air dengan sempurna, lalu tiriskan.

Pembusukan Akar (Overwatering)

Ciri: Daun keriting disertai warna menguning pada daun bagian bawah, media tanam sangat basah dan berbau busuk, batang terasa lunak.

Solusi: Bongkar tanaman, potong akar yang busuk dan berwarna hitam, ganti media tanam baru yang porous, dan kurangi frekuensi penyiraman.

Paparan Sinar Matahari Langsung

Ciri: Daun menggulung, memucat, dan muncul bercak hangus berwarna cokelat keabuan di bagian tengah atau tepi daun.

Solusi: Pindahkan tanaman ke lokasi yang terlindung dari sinar matahari langsung, minimal berjarak 1,5 meter dari jendela menghadap timur atau barat.

Langkah-langkah

  1. Periksa tingkat kebasahan media tanam dengan menusukkan jari tangan setinggi 3 sampai 5 sentimeter ke dalam tanah.
  2. Pangkas daun yang sudah rusak parah atau mengering menggunakan gunting bersih untuk menghemat energi tanaman.
  3. Sesuaikan lokasi meletakkan tanaman agar terhindar dari paparan sinar matahari terik dan hembusan angin AC secara langsung.
  4. Atur ulang jadwal penyiraman menjadi 2 sampai 3 kali seminggu selama musim kemarau, sesuaikan dengan kecepatan pengeringan media tanam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun Peace Lily yang sudah keriting dan cokelat bisa kembali hijau?

Daun yang sudah berwarna cokelat dan kering tidak bisa kembali hijau. Sebaiknya pangkas daun tersebut di pangkal batang agar tanaman fokus menumbuhkan daun baru yang sehat.

Berapa kali Peace Lily harus disiram saat musim kemarau?

Secara umum sekitar 2 hingga 3 kali seminggu, namun selalu pastikan bagian atas media tanam setebal 2 sampai 3 cm sudah terasa kering sebelum Anda menyiram kembali.

Bolehkah Peace Lily diletakkan di ruangan ber-AC?

Boleh, tetapi jauhi dari hembusan angin AC secara langsung karena udara dingin dan kering dari AC akan membuat daun cepat menggulung dan kering.

Mengapa daun muda Peace Lily tumbuh kecil dan keriting?

Hal ini biasanya disebabkan oleh intensitas cahaya yang terlalu rendah, kekurangan nutrisi hara mikro, atau serangan hama pengisap seperti thrips pada tunas muda.

Lebih lanjut tentang Peace Lily

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.