Penyiraman adalah aspek paling krusial. Siram peace lily saat lapisan atas tanah mulai kering, biasanya 2-3 hari sekali di musim kemarau atau 4-5 hari sekali di musim hujan. Gunakan air bersuhu ruang dan pastikan pot memiliki drainase baik. Jangan biarkan tanaman terendam air karena akar mudah busuk. Jika daun mulai layu, segera siram; peace lily akan cepat pulih.
Pemupukan dilakukan setiap 2-3 bulan sekali menggunakan pupuk NPK seimbang (misal 20-20-20) dengan dosis setengah dari rekomendasi kemasan. Di Indonesia, pemupukan intensif dilakukan pada musim hujan (Oktober-Maret) karena pertumbuhan aktif. Di musim kemarau, kurangi frekuensi pemupukan. Daun kuning bisa menandakan kelebihan pupuk atau kekurangan cahaya.
Perbanyakan peace lily dilakukan dengan pembagian rumpun saat merepotting, idealnya setiap 1-2 tahun di awal musim hujan. Gunakan media tanam porous seperti campuran tanah, sekam bakar, dan kompos (2:1:1). Bersihkan daun secara rutin dengan kain lembab untuk menghilangkan debu dan mencegah hama seperti kutu putih. Jika muncul bercak coklat, periksa kelembapan udara dan hindari penyiraman berlebih.