Pengairan krisan harus dilakukan secara cermat agar media tetap lembap namun tidak becek. Pada musim kemarau, siram tanaman 1 kali sehari setiap pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00. Memasuki musim hujan, kurangi frekuensi menjadi 2 hari sekali atau saat permukaan tanah mulai mengering. Hindari menyiram langsung ke arah daun dan kuncup bunga untuk mencegah serangan penyakit kapang atau karat daun.
Pemupukan berimbang sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif krisan. Pada usia 1 hingga 6 minggu setelah tanam, berikan pupuk dengan kandungan Nitrogen tinggi atau pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali. Saat memasuki fase pembentukan kuncup bunga pada minggu ke-7, alihkan ke pupuk dengan kandungan Fosfor dan Kalium tinggi setiap 10 hingga 14 hari sekali guna merangsang bunga mekar sempurna.
Teknik pemangkasan pucuk atau pinching wajib dilakukan saat tanaman krisan berusia 3 hingga 4 minggu atau setelah memiliki 6 sampai 8 helai daun. Potong pucuk paling atas sepanjang 1 hingga 2 cm menggunakan gunting steril untuk memicu tumbuhnya 3 sampai 4 cabang baru yang akan membuat tanaman tampak rimbun. Buang pula kuncup bunga samping yang kerdil jika Anda menginginkan satu bunga utama yang berukuran besar.