Cara Merawat Krisan Agar Subur, Rimbun, dan Rajin Berbunga

Merawat krisan agar tumbuh subur dan mekar indah membutuhkan kombinasi pencahayaan pagi yang cukup, penyiraman tepat di media tanam, dan pemangkasan pucuk secara teratur.

Jawaban singkat

Kunci utama keberhasilan merawat krisan dimulai dari penyediaan media tanam yang porous dan kaya nutrisi. Gunakan campuran tanah humus, kompos matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Tanaman krisan membutuhkan sinar matahari pagi sekitar 4 hingga 6 jam sehari. Jika Anda menanam krisan di dataran rendah Indonesia yang bersuhu panas, berikan naungan paranet 50 persen di siang hari untuk mencegah daun terbakar dan layu.

Ringkas: Krisan

Cahaya
Cahaya matahari penuh dengan naungan paranet 30-50%
Penyiraman
1-2 kali sehari, jaga media tetap lembap tidak becek
Musim
Sepanjang tahun (sebaiknya dengan rumah lindung)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap panjang hari (fotoperiodisitas) dan kelembaban tinggi.

Pengairan krisan harus dilakukan secara cermat agar media tetap lembap namun tidak becek. Pada musim kemarau, siram tanaman 1 kali sehari setiap pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00. Memasuki musim hujan, kurangi frekuensi menjadi 2 hari sekali atau saat permukaan tanah mulai mengering. Hindari menyiram langsung ke arah daun dan kuncup bunga untuk mencegah serangan penyakit kapang atau karat daun.

Pemupukan berimbang sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif krisan. Pada usia 1 hingga 6 minggu setelah tanam, berikan pupuk dengan kandungan Nitrogen tinggi atau pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali. Saat memasuki fase pembentukan kuncup bunga pada minggu ke-7, alihkan ke pupuk dengan kandungan Fosfor dan Kalium tinggi setiap 10 hingga 14 hari sekali guna merangsang bunga mekar sempurna.

Teknik pemangkasan pucuk atau pinching wajib dilakukan saat tanaman krisan berusia 3 hingga 4 minggu atau setelah memiliki 6 sampai 8 helai daun. Potong pucuk paling atas sepanjang 1 hingga 2 cm menggunakan gunting steril untuk memicu tumbuhnya 3 sampai 4 cabang baru yang akan membuat tanaman tampak rimbun. Buang pula kuncup bunga samping yang kerdil jika Anda menginginkan satu bunga utama yang berukuran besar.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pot berdrainase baik lalu isi dengan campuran tanah, kompos matang, dan sekam bakar (1:1:1).
  2. Letakkan tanaman krisan di area yang terpapar sinar matahari pagi selama 4-6 jam setiap hari.
  3. Lakukan penyiraman rutin di pagi hari langsung ke media tanam di sekitar pangkal batang.
  4. Lakukan pemangkasan pucuk (pinching) pada minggu ke-3 untuk merangsang percabangan bunga yang rimbun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali krisan harus disiram dalam sehari?

Cukup 1 kali sehari pada pagi hari di musim kemarau. Pastikan air mengalir lancar dari lubang pot.

Apakah krisan bisa tumbuh subur di dataran rendah?

Bisa, namun krisan memerlukan naungan paranet agar tidak terkena paparan sinar matahari terik secara langsung di siang hari.

Mengapa daun krisan bagian bawah sering kuning dan mengering?

Biasanya disebabkan oleh media tanam yang terlalu basah atau kurangnya sirkulasi udara di bagian pangkal tanaman.

Kapan waktu terbaik memotong pucuk krisan?

Pemangkasan pucuk dilakukan saat krisan berusia 3-4 minggu setelah tanam atau saat sudah memiliki 6-8 helai daun.

Berapa lama bunga krisan bisa bertahan mekar?

Bunga krisan yang dirawat dengan benar dapat bertahan mekar indah selama 2 hingga 4 minggu di pot.

Lebih lanjut tentang Krisan

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.