Penyakit Krisan di Musim Hujan: Gejala dan Cara Mengobatinya

Penyakit krisan seperti karat putih dan busuk batang meningkat saat musim hujan, namun dapat diatasi melalui sanitasi lahan serta penanganan yang tepat.

Jawaban singkat

Peningkatan kelembapan udara hingga di atas 80% pada musim hujan dari bulan November hingga Maret memicu perkembangan berbagai jenis penyakit jamur pada tanaman krisan di dataran tinggi maupun dataran rendah Indonesia. Kondisi basah yang berlangsung lebih dari 6 jam sehari membuat spora jamur patogen berkecambah dengan sangat cepat pada permukaan daun krisan.

Ringkas: Krisan

Cahaya
Cahaya matahari penuh dengan naungan paranet 30-50%
Penyiraman
1-2 kali sehari, jaga media tetap lembap tidak becek
Musim
Sepanjang tahun (sebaiknya dengan rumah lindung)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap panjang hari (fotoperiodisitas) dan kelembaban tinggi.

Penyakit karat putih menjadi ancaman utama budidaya krisan di Indonesia, terutama ketika jarak tanam terlalu rapat kurang dari 15 x 15 cm. Gejala awal ditandai dengan bintik kuning di permukaan atas daun dan pustul menonjol berwarna putih keperakan di permukaan bawah daun yang dapat menggagalkan panen bunga.

Selain karat putih, penyakit layu fusarium dan busuk batang sering muncul saat drainase media tanam buruk dan tergenang air hujan selama lebih dari 2 jam. Batang tanaman akan berubah menjadi cokelat kehitaman, melunak pada bagian pangkal, dan menyebabkan seluruh jaringan tanaman layu secara permanen dalam waktu 3 hingga 5 hari.

Pengendalian penyakit krisan memerlukan kombinasi tindakan mekanis dan hayati, seperti pemangkasan daun bergejala setiap 3 hari sekali dan pengaturan naungan plastik UV dengan kerapatan 70%. Penyemprotan agen hayati atau fungisida protektif dilakukan secara berkala seminggu sekali pada pagi hari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB untuk menjaga kualitas bunga tetap prima.

Penyebab & Cara Mengatasi

Karat Putih (Puccinia horiana)

Ciri: Bintik kuning di bagian atas daun dan pustul putih keperakan yang menonjol di permukaan bawah daun.

Solusi: Pangkas daun terinfeksi, perbaiki sirkulasi udara, dan aplikasikan fungisida protektif sesuai saran penyuluh.

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum)

Ciri: Daun bawah menguning secara bertahap, tanaman layu di siang hari, dan pembuluh batang berwarna cokelat.

Solusi: Cabut tanaman yang sakit parah, perbaiki drainase media, dan kocor tanah dengan jamur antagonis Trichoderma.

Busuk Pangkal Batang (Phytophthora sp.)

Ciri: Pangkal batang membusuk basah berwarna kehitaman dan tanaman roboh secara tiba-tiba.

Solusi: Kurangi kelembapan media tanam, cegah genangan air, dan gunakan mulsa untuk menahan percikan tanah basah.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemantauan rutin pada pagi hari untuk mendeteksi gejala bintik kuning atau pustul di bawah daun krisan.
  2. Lakukan sanitasi dengan memotong daun atau membuang tanaman yang terinfeksi berat, lalu bakar atau kubur sisa tanaman tersebut jauh dari areal kebun.
  3. Atur jarak tanam menjadi minimal 15 x 20 cm dan pangkas tunas air bagian bawah untuk meningkatkan sirkulasi udara di sekitar tajuk.
  4. Pasang atap plastik UV pada naungan rumahan atau greenhouse untuk melindungi tanaman krisan dari gempuran air hujan langsung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa penyebab utama daun krisan berbintik putih di musim hujan?

Penyebab utamanya adalah serangan jamur Puccinia horiana yang memicu timbulnya penyakit karat putih akibat tingginya kelembapan udara.

Apakah tanaman krisan yang terkena layu fusarium bisa diselamatkan?

Tanaman yang sudah menunjukkan gejala layu fusarium berat sangat sulit diselamatkan dan sebaiknya segera dimusnahkan agar tidak menulari tanaman lain.

Berapa jarak tanam ideal krisan untuk mencegah serangan penyakit?

Jarak tanam ideal adalah 15 x 15 cm hingga 15 x 20 cm agar udara dapat bersirkulasi dengan lancar di antara tajuk tanaman.

Mengapa bunga krisan cepat membusuk saat terkena air hujan?

Tetesan air hujan membawa spora jamur dan membuat kondisi bunga terlalu basah sehingga memicu timbulnya pembusukan oleh jamur Botrytis.

Bolehkah memberikan pupuk nitrogen tinggi saat krisan terserang penyakit?

Hindari pemberian pupuk nitrogen berlebih karena dapat membuat jaringan tanaman terlalu lunak dan lebih rentan terhadap serangan patogen.

Lebih lanjut tentang Krisan

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.