Penyebab paling umum adalah overwatering atau drainase buruk. Ciri: daun bagian bawah menguning, lemas, tanah lembap terus. Solusi: kurangi frekuensi siram menjadi 2-3 kali seminggu atau saat tanah kering sentuh. Pastikan pot atau bedengan memiliki lubang drainase baik. Jika di musim hujan, hindari genangan dengan meninggikan bedengan.
Kekurangan nutrisi, terutama nitrogen, juga menyebabkan daun menguning merata pada daun tua. Ciri: daun hijau pucat lalu kuning, pertumbuhan lambat. Solusi: beri pupuk kandang matang atau kompos 1-2 kg per m2 setiap 2 bulan. Bisa juga kocor pupuk organik cair (urin sapi encer 1:10) seminggu sekali. Hindari pupuk kimia berlebihan.
Serangan hama seperti kutu putih atau tungau bisa menyebabkan daun menguning dan keriting. Ciri: ada bercak putih atau jaring halus di bawah daun. Solusi: semprot dengan air sabun (1 sdm sabun cuci piring per liter air) atau ekstrak daun mimba 2-3 kali seminggu. Jika parah, konsultasi ke BPP setempat untuk pengendalian hayati.