Tanam ginseng Jawa di tanah gembur yang kaya bahan organik. Anda bisa menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan pot atau bedengan memiliki drainase baik karena tanaman ini tidak tahan genangan air. Letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari penuh hingga naungan ringan, minimal 4-6 jam sinar matahari langsung per hari.
Siram tanaman 1-2 kali sehari, tergantung cuaca. Pada musim kemarau, siram pagi dan sore hari. Pada musim hujan, kurangi penyiraman agar tanah tidak terlalu basah. Pemupukan dilakukan setiap 2 minggu dengan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang. Anda juga bisa menggunakan pupuk cair organik dari fermentasi air cucian beras atau urine kelinci yang diencerkan 1:10.
Panen daun ginseng Jawa bisa dilakukan saat tanaman sudah berumur 30-40 hari setelah tanam. Petik pucuk daun muda secara rutin untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Tanaman ini bisa dipanen hingga 3-4 bulan. Jika ingin memperbanyak, stek batang mudah berakar hanya dengan ditancapkan di tanah yang lembab. Hama yang sering menyerang adalah kutu daun dan ulat, cukup semprot dengan air sabun atau pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba.