Pilih bibit dari stek batang atau biji. Stek batang lebih cepat berbuah: ambil batang tua berdiameter 2-3 cm, panjang 50-75 cm, potong miring, rendam dalam air selama 1-2 jam, lalu tancapkan 30 cm ke dalam tanah. Jika menggunakan biji, rendam biji dalam air hangat (60°C) selama 24 jam, semai di polybag berisi campuran tanah dan pupuk kandang (2:1), siram setiap hari, bibit siap tanam setelah 1-2 bulan atau tinggi 30-50 cm.
Tanam bibit di lubang tanam berukuran 40x40x40 cm dengan jarak antar pohon 3-4 meter. Campur tanah galian dengan 5-10 kg pupuk kandang matang per lubang. Waktu tanam terbaik awal musim hujan (Oktober-Desember) agar akar cepat tumbuh. Siram setiap hari selama 2 minggu pertama, lalu kurangi menjadi 2-3 kali seminggu. Beri pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100-200 gram per pohon setiap 3 bulan sekali, atau pupuk kandang 5-10 kg per pohon per 6 bulan.
Pemangkasan dilakukan saat tanaman setinggi 1-1,5 meter dengan memotong ujung batang utama untuk merangsang cabang. Panen bunga dimulai saat tanaman berumur 6-9 bulan. Petik bunga yang mekar penuh setiap pagi hari dengan tangan atau gunting. Produksi bunga bisa mencapai 10-20 kg per pohon per tahun. Hama utama adalah ulat daun dan kutu daun; kendalikan dengan menyemprotkan larutan air sabun atau ekstrak daun nimba. Penyakit jarang terjadi, namun waspadai busuk akar pada tanah yang terlalu basah.