Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau (pagi dan sore) dan cukup 1 kali saat musim hujan, kecuali jika hujan lebat. Pastikan drainase baik karena turi tidak tahan genangan. Pemupukan menggunakan pupuk kandang matang 5-10 kg per pohon setiap 3 bulan, ditambah pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100-200 gram per pohon setiap 2 bulan pada musim hujan. Hindari pemupukan nitrogen berlebihan karena memicu pertumbuhan daun dan mengurangi bunga.
Pemangkasan adalah kunci merangsang pembungaan. Pangkas cabang yang terlalu rimbun dan pucuk utama setinggi 1,5-2 meter untuk merangsang cabang lateral. Lakukan pemangkasan ringan setiap 2-3 bulan setelah panen bunga. Buang juga cabang kering atau terserang hama. Bunga akan mulai muncul 6-8 bulan setelah tanam, dan puncak produksi pada musim kemarau (Mei-Agustus) dengan panen setiap 3-5 hari.
Hama utama adalah ulat pemakan daun (Plusia spp.) dan kutu daun (Aphis spp.). Untuk mengendalikan, semprotkan larutan air sabun (2 sendok sabun cuci piring per liter air) setiap 3 hari selama seminggu. Untuk penyakit busuk akar akibat jamur (Fusarium), perbaiki drainase dan hindari genangan. Jika serangan parah, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi fungisida yang sesuai.