Panduan Pemupukan Petai yang Tepat

Petai butuh pupuk seimbang mulai dari tanam hingga panen, terutama di musim hujan dan awal kemarau.

Jawaban singkat

Pemupukan petai (Parkia speciosa) yang tepat dimulai sejak persemaian. Campurkan 5–10 kg pupuk kandang matang per lubang tanam (ukuran 60x60x60 cm) seminggu sebelum tanam. Untuk bibit di polybag, beri pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per bibit setiap 2 minggu sekali hingga bibit siap tanam (umur 4–6 bulan). Pada fase ini, hindari pupuk nitrogen berlebih agar bibit tidak terlalu rimbun dan mudah rebah.

Ringkas: Petai

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram setiap hari 2 minggu pertama, lalu 2-3 kali seminggu
Musim
Tanam di awal musim hujan; panen puncak Agustus-Oktober
Tingkat Kesulitan
Sedang

Petai membutuhkan lahan luas dan kesabaran karena mulai berbuah setelah 3-5 tahun.

Setelah tanam di lahan, pemupukan pertama dilakukan saat tanaman berumur 1 bulan. Gunakan pupuk kandang 5–10 kg per pohon ditambah NPK 16-16-16 sebanyak 50 gram per pohon. Ulangi setiap 3 bulan sekali pada musim hujan. Pada musim kemarau, kurangi frekuensi menjadi 4 bulan sekali dan irigasi secukupnya. Pupuk ditabur melingkar di sekitar tajuk, lalu ditutup tipis dengan tanah.

Saat memasuki fase generatif (umur 3–4 tahun, atau saat mulai berbunga), alihkan ke pupuk dengan fosfor dan kalium lebih tinggi, misalnya NPK 15-15-20 atau 12-12-17, sebanyak 200–300 gram per pohon setiap 4 bulan. Tambahkan pupuk kandang 10–15 kg per pohon setahun sekali pada awal musim hujan. Untuk tanaman dewasa (>5 tahun), tingkatkan dosis NPK menjadi 400–500 gram per pohon per aplikasi.

Pemupukan daun juga bisa dilakukan untuk mengatasi defisiensi mikro. Semprotkan pupuk daun yang mengandung Zn, B, dan Mo pada konsentrasi sesuai label, setiap 2–3 bulan sekali pada pagi hari saat cuaca cerah. Hindari pemupukan saat hujan deras. Selalu perhatikan kondisi tanah; jika tanah masam (pH <5,5), beri kapur dolomit 1–2 kg per pohon setahun sekali. Konsultasikan dosis pupuk kimia dengan penyuluh pertanian setempat.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lubang tanam 60x60x60 cm, campur 5–10 kg pupuk kandang matang per lubang, biarkan 1 minggu sebelum tanam.
  2. Tanam bibit, lalu beri pupuk NPK 16-16-16 50 gram per pohon pada umur 1 bulan. Ulangi setiap 3 bulan (musim hujan) atau 4 bulan (kemarau).
  3. Saat mulai berbunga (umur 3–4 tahun), ganti pupuk NPK 15-15-20 dosis 200–300 gram per pohon setiap 4 bulan, plus pupuk kandang 10–15 kg setahun sekali.
  4. Untuk tanaman dewasa (>5 tahun), tingkatkan dosis NPK menjadi 400–500 gram per pohon per aplikasi, dan semprot pupuk daun mikro (Zn, B, Mo) setiap 2–3 bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk petai?

Awal musim hujan (Oktober–November) untuk pupuk dasar, dan awal kemarau (April–Mei) untuk pupuk susulan. Hindari pemupukan saat hujan deras.

Berapa dosis pupuk kandang untuk petai dewasa?

10–15 kg per pohon setahun sekali, diberikan pada awal musim hujan. Bisa dikombinasikan dengan pupuk kimia.

Apakah petai perlu pupuk daun?

Perlu jika ada gejala defisiensi mikro seperti daun keriting atau buah kecil. Semprot pupuk daun yang mengandung Zn, B, dan Mo setiap 2–3 bulan.

Mengapa daun petai menguning setelah dipupuk?

Bisa karena kelebihan pupuk (terbakar) atau kekurangan unsur hara. Jika pupuk terlalu dekat batang, akar bisa rusak. Segera siram dengan air bersih dan kurangi dosis.

Bagaimana cara memupuk petai di tanah masam?

Taburkan dolomit 1–2 kg per pohon setahun sekali, minimal 2 minggu sebelum pemupukan NPK. pH ideal 5,5–6,5.

Apakah petai yang sudah berbuah perlu dipupuk lagi?

Ya, beri pupuk NPK 15-15-20 400–500 gram per pohon setiap 4 bulan untuk menjaga produktivitas.

Lebih lanjut tentang Petai

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.