Setelah tanam di lahan, pemupukan pertama dilakukan saat tanaman berumur 1 bulan. Gunakan pupuk kandang 5–10 kg per pohon ditambah NPK 16-16-16 sebanyak 50 gram per pohon. Ulangi setiap 3 bulan sekali pada musim hujan. Pada musim kemarau, kurangi frekuensi menjadi 4 bulan sekali dan irigasi secukupnya. Pupuk ditabur melingkar di sekitar tajuk, lalu ditutup tipis dengan tanah.
Saat memasuki fase generatif (umur 3–4 tahun, atau saat mulai berbunga), alihkan ke pupuk dengan fosfor dan kalium lebih tinggi, misalnya NPK 15-15-20 atau 12-12-17, sebanyak 200–300 gram per pohon setiap 4 bulan. Tambahkan pupuk kandang 10–15 kg per pohon setahun sekali pada awal musim hujan. Untuk tanaman dewasa (>5 tahun), tingkatkan dosis NPK menjadi 400–500 gram per pohon per aplikasi.
Pemupukan daun juga bisa dilakukan untuk mengatasi defisiensi mikro. Semprotkan pupuk daun yang mengandung Zn, B, dan Mo pada konsentrasi sesuai label, setiap 2–3 bulan sekali pada pagi hari saat cuaca cerah. Hindari pemupukan saat hujan deras. Selalu perhatikan kondisi tanah; jika tanah masam (pH <5,5), beri kapur dolomit 1–2 kg per pohon setahun sekali. Konsultasikan dosis pupuk kimia dengan penyuluh pertanian setempat.