Ulat penggerek polong (Cryptophlebia spp.) menyerang polong muda, meninggalkan lubang kecil dan kotoran. Pangkas polong terserang dan musnahkan. Semprotkan insektisida nabati (misal ekstrak daun nimba) setiap 7-10 hari saat polong mulai terbentuk. Hindari insektisida kimia saat polong sudah tua.
Penggerek batang (Plocaederus spp.) menyebabkan lubang pada batang dan daun layu. Suntikkan insektisida sistemik ke lubang (baca label) atau semprot batang dengan insektisida kontak. Lakukan sanitasi kebun dengan memotong dan membakar batang terserang. Kutu putih (Planococcus spp.) menyerang daun dan polong, menyebabkan embun jelaga. Semprot dengan air bertekanan atau insektisida nabati. Musuh alami seperti kumbang Coccinellidae dapat dikenalkan.
Tupai (Callosciurus spp.) merusak polong dengan gigitan. Lindungi pohon dengan perangkap atau penghalang fisik seperti jaring. Tanam tanaman pengusir di sekeliling kebun. Jika serangan parah, konsultasi dengan BPP setempat. Selalu gunakan pestisida sesuai dosis anjuran pada label, dan utamakan metode ramah lingkungan.