Kutu daun biasanya muncul di pucuk dan permukaan bawah daun, menyebabkan daun keriting dan menguning. Ciri khasnya adalah adanya embun madu yang menarik semut dan memicu pertumbuhan jamur jelaga. Pengendalian dapat dilakukan dengan menyemprot air bertekanan tinggi atau menggunakan predator alami seperti kumbang koksi. Jika populasi tinggi, gunakan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau bawang putih sesuai konsentrasi anjuran.
Ulat grayak menyerang daun dan buah, meninggalkan lubang tidak beraturan dan kotoran hitam. Serangan berat dapat menggunduli tanaman. Kumpulkan ulat secara manual pada pagi hari, atau aplikasi Bacillus thuringiensis (Bt) yang ramah lingkungan. Tanam refugia seperti bunga matahari atau kenikir di sekitar lahan untuk menarik musuh alami.
Lalat buah menyerang buah muda dengan menusuk kulit dan meletakkan telur; buah menjadi busuk dan berulat. Pasang perangkap metil eugenol atau perangkap kuning lengket untuk memantau populasi. Bungkus buah dengan kertas atau plastik sejak berumur 7-10 hari setelah bunga mekar. Sanitasi kebun dengan mengumpulkan dan membuang buah terserang ke dalam tanah (dikubur minimal 30 cm).