Cara Menanam Kacang Merah dari Awal sampai Panen

Menanam kacang merah dapat dilakukan sepanjang tahun dengan persiapan tanah yang gembur, penyiraman teratur, dan pemanenan yang tepat pada usia 60 hingga 90 hari.

Jawaban singkat

Kacang merah (Phaseolus vulgaris) tumbuh sangat baik di dataran tinggi maupun menengah Indonesia pada suhu 18–24 derajat Celsius, namun tetap dapat berproduksi di dataran rendah jika kelembapan tanah terjaga. Pengolahan tanah diawali dengan menggemburkan lahan sejauh 20–30 cm, lalu mencampurkan 10–15 ton pupuk kandang matang per hektar atau sekitar 1–2 kg per meter persegi dua minggu sebelum penanaman.

Ringkas: Kacang Merah

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, jaga kelembapan tanah tanpa menggenang
Musim
Sepanjang tahun di dataran tinggi/menengah
Tingkat Kesulitan
Mudah

Pastikan drainase tanah berfungsi baik untuk mencegah rot akar.

Penanaman benih dilakukan secara langsung dengan teknik tugal setinggi kedalaman 3–5 cm, menggunakan jarak tanam 20x40 cm untuk varietas tipe tegak atau 30x50 cm untuk tipe merambat. Pada awal pertumbuhan di musim kemarau, penyiraman dilakukan 1–2 kali sehari setiap pagi dan sore hari, sedangkan pada musim hujan perlu dibuat bedengan setinggi 30 cm agar akar tidak tergenang air.

Pemeliharaan rutin mencakup penyiangan gulma pada umur 14 dan 30 hari setelah tanam, serta pemasangan lanjaran atau turus bambu setinggi 1,5–2 meter untuk varietas merambat ketika tanaman berumur 15 hari. Pemupukan susulan menggunakan campuran pupuk NPK seimbang diberikan pada umur 21 dan 35 hari setelah tanam sebanyak 5–10 gram per lubang tanam.

Pemanenan kacang merah untuk dikonsumsi sebagai polong segar dapat dilakukan saat tanaman berumur 60–70 hari setelah tanam, sedangkan untuk polong kering (biji kering) dilakukan pada umur 75–90 hari saat 80% daun menguning dan polong berwarna cokelat tua. Potong polong menggunakan gunting pangkas untuk mencegah kerusakan pada batang utama tanaman.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Lahan dan Olah Tanah: Gemburkan tanah kedalaman 30 cm, buat bedengan lebar 1 meter, dan campurkan pupuk organik matang 1-2 kg per meter persegi.
  2. Penanaman Benih: Buat lubang tugal kedalaman 3-4 cm dengan jarak 20x40 cm, masukkan 2 biji benih per lubang, lalu tutup tipis dengan tanah halus.
  3. Perawatan dan Pemupukan Susulan: Siram secara teratur, pasang turus bambu untuk varietas merambat, dan beri pupuk NPK susulan pada minggu ke-3 dan ke-5.
  4. Pemanenan: Petik polong segar saat biji membesar tetapi masih lunak pada usia 60-70 hari, atau tunggu polong mengering di pohon pada usia 80-90 hari untuk panen biji kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kacang merah bisa ditanam di pot atau polybag?

Bisa, gunakan polybag berdiameter minimal 30 cm dengan media tanam campuran tanah, kompos, dan arang sekam berbanding 1:1:1.

Berapa lama benih kacang merah berkecambah?

Benih kacang merah biasanya berkecambah dalam waktu 4 hingga 7 hari setelah ditanam jika kelembapan media terjaga.

Apakah kacang merah membutuhkan tiang panjat atau lanjaran?

Varietas kacang merah merambat membutuhkan lanjaran bambu setinggi 1,5-2 meter, sedangkan varietas tipe tegak tidak memerlukannya.

Mengapa bunga kacang merah sering gugur sebelum jadi polong?

Keguguran bunga biasanya disebabkan oleh suhu lingkungan yang terlalu panas, kekurangan air saat pembungaan, atau kelebihan unsur hara nitrogen.

Bagaimana cara menyimpan biji kacang merah kering agar tidak berkutu?

Jemur biji hingga kadar air mencapai 10-12%, lalu simpan dalam wadah kedap udara yang bersih dan kering.

Lebih lanjut tentang Kacang Merah

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.