Faktor pemupukan juga memegang peranan krusial, terutama kekurangan unsur hara nitrogen dan magnesium yang lazim terjadi jika pemberian pupuk dasar kurang optimal pada umur 14 hingga 21 hari setelah tanam. Penyiraman yang tidak teratur, seperti memberikan air kurang dari 2 liter per meter persegi setiap 2 hari sekali saat kemarau, semakin mempercepat hilangnya warna hijau pada daun tua.
Di samping stres abiotik, infeksi Virus Mosaik Kacang yang ditularkan oleh vektor kutu daun menjadi ancaman serius pada lahan kering. Gejala ini sering muncul ketika populasi hama memuncak pada pertengahan musim kemarau, yaitu antara bulan Juli hingga Agustus di sebagian besar wilayah Indonesia.
Untuk memulihkan tanaman kacang merah yang menguning, penanganan harus disesuaikan dengan penyebab spesifiknya melalui pembenahan irigasi, perbaikan nutrisi tanah, serta pengendalian hama secara terpadu. Pengambilan tindakan yang tepat dalam kurun waktu 3 hingga 5 hari sejak gejala awal terlihat dapat menyelamatkan hingga 80 persen potensi hasil panen polong segar.