Panduan Pemupukan Kacang Merah yang Tepat untuk Hasil Panen Melimpah

Pemupukan kacang merah yang tepat membutuhkan keseimbangan hara sejak olah tanah agar tanaman tidak hanya subur daun, tetapi juga menghasilkan polong yang padat dan bernas.

Jawaban singkat

Tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris) membutuhkan asupan nutrisi yang terukur untuk menunjang masa vegetatif dan generatifnya yang relatif singkat, yaitu sekitar 60 hingga 75 hari. Meskipun termasuk kelompok polong-polongan yang mampu memfiksasi nitrogen dari udara melalui bintil akar, kacang merah tetap memerlukan pupuk pemicu di awal pertumbuhan. Aplikasi pupuk yang seimbang antara Nitrogen, Fosfor, dan Kalium akan menentukan jumlah cabang produktif serta mencegah kerontokan bunga di daerah dataran tinggi maupun dataran medium.

Ringkas: Kacang Merah

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, jaga kelembapan tanah tanpa menggenang
Musim
Sepanjang tahun di dataran tinggi/menengah
Tingkat Kesulitan
Mudah

Pastikan drainase tanah berfungsi baik untuk mencegah rot akar.

Fase pupuk dasar dilakukan 7 hingga 10 hari sebelum benih ditanam. Campurkan kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar (atau sekitar 1 hingga 1,5 kg per meter persegi) ke dalam bedengan. Jika pH tanah di bawah 6,0, taburkan kapur dolomit sebanyak 1,5 ton per hektar bersamaan dengan pemupukan dasar. Penambahan pupuk fosfat cair atau granul pada tahap ini sangat krusial untuk merangsang perakaran awal yang kuat.

Pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 10 hingga 14 hari setelah tanam (HST), yaitu ketika daun sejati pertama telah membuka sempurna. Berikan pupuk NPK berimbang dengan metode kocor atau ditugal berjarak 5 cm dari pangkal batang. Dosis yang cukup adalah sekitar 2 hingga 3 gram per tanaman. Pemupukan ini bertujuan mempercepat pertumbuhan vegetatif dan memperbanyak jumlah cabang utama tempat tumbuhnya polong.

Memasuki fase generatif pada umur 28 hingga 35 HST, alihkan fokus pemupukan ke unsur Kalium dan unsur mikro seperti Boron dan Kalsium. Pemupukan susulan kedua ini krusial dilakukan saat bakal bunga mulai bermunculan, baik di musim hujan maupun musim kemarau. Asupan Kalium tinggi memperkuat tangkai bunga, mencegah pembusukan polong muda, serta memastikan pengisian biji kacang merah menjadi padat dan berisi secara seragam.

Langkah-langkah

  1. Lakukan aplikasi pupuk dasar berupa komposting dan dolomit pada bedengan 10 hari sebelum tanam.
  2. Berikan pemupukan susulan I pada umur 10-14 HST dengan pupuk NPK berimbang secara kocor atau tugal.
  3. Lakukan pembumbunan tanah di sekitar pangkal batang bersamaan dengan pemupukan susulan II pada umur 28-35 HST.
  4. Semprotkan pupuk daun kaya unsur mikro Boron dan Kalsium pada umur 40-45 HST untuk memaksimalkan pengisian polong.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kacang merah membutuhkan pupuk Urea dalam jumlah banyak?

Tidak, pemberian Urea yang berlebihan justru membuat tanaman terlalu rimbun daun dan rentan terserang hama serta gampang roboh.

Kapan waktu paling krusial dalam pemupukan kacang merah?

Fase awal berbunga (28-35 HST) adalah waktu paling krusial karena tanaman membutuhkan Kalium tinggi untuk pembentukan polong.

Bolehkah memupuk kacang merah saat hujan deras?

Tunda pemupukan tabur saat hujan deras karena hara akan hanyut terbawa air; gunakan metode kocor saat hujan mereda.

Mengapa bunga kacang merah sering rontok setelah dipupuk?

Kerontokan bisa disebabkan oleh kelebihan unsur Nitrogen atau kekurangan unsur Boron dan Kalsium saat pembentukan bunga.

Apakah pupuk organik cair (POC) efektif untuk kacang merah?

Sangat efektif sebagai pupuk tambahan via semprot daun setiap 7-10 hari sekali untuk melengkapi unsur mikro.

Lebih lanjut tentang Kacang Merah

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.