Pemupukan dasar dilakukan sebelum tanam dengan pupuk kandang matang atau kompos sebanyak 1–2 kg per meter persegi, dicampur rata dengan tanah bedengan. Setelah bibit berumur 7–10 hari, berikan pupuk nitrogen tinggi seperti urea atau ZA dengan dosis sesuai label, umumnya 5–10 gram per meter persegi, larutkan dalam air dan siramkan ke pangkal batang. Ulangi setiap 7–10 hari sekali hingga panen.
Pada fase pertumbuhan daun (minggu ke-2 hingga ke-4), arugula membutuhkan nitrogen cukup untuk membentuk daun lebar. Namun kelebihan nitrogen dapat menyebabkan daun terlalu lunak dan rentan hama. Seimbangkan dengan pupuk kalium (K) untuk meningkatkan ketahanan tanaman, misalnya dengan memberikan pupuk NPK 16-16-16 atau 20-10-10 dengan dosis 10–15 gram per meter persegi setiap 2 minggu.
Hindari pemupukan saat hujan deras karena pupuk akan larut dan hilang. Jika menanam di polybag, gunakan pupuk cair organik setiap 5–7 hari dengan konsentrasi setengah dosis. Panen arugula bisa dilakukan 30–40 hari setelah tanam dengan memotong daun bagian bawah. Setelah panen, beri pupuk susulan ringan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.