Ciri-ciri zucchini siap panen: kulit buah berwarna hijau cerah merata, mudah tergores kuku, dan tangkai buah masih segar. Panen sebaiknya dilakukan pagi hari (pukul 06.00-09.00) saat suhu masih rendah untuk mengurangi kehilangan air. Gunakan pisau atau gunting tajam yang steril untuk memotong tangkai buah sepanjang 2-3 cm dari buah. Hindari memetik dengan tangan karena dapat merusak batang dan memicu infeksi penyakit. Setiap tanaman dapat menghasilkan 10-20 buah selama masa produksi 2-3 bulan.
Frekuensi panen perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca. Saat musim hujan (November-Maret) pertumbuhan buah lebih cepat, sehingga panen dilakukan setiap 2-3 hari. Pada musim kemarau (April-Oktober) frekuensi panen cukup 3-4 hari sekali. Jangan biarkan buah terlalu besar (lebih dari 25 cm) karena akan mengurangi produksi bunga betina baru, daging buah menjadi keras, dan rasa pahit. Buah yang terlewat panen sebaiknya dibuang atau dijadikan benih, bukan dikonsumsi.
Pasca panen, zucchini sebaiknya segera dicuci bersih dan dikeringkan. Simpan dalam wadah berlubang di suhu ruang (25-30°C) selama 2-3 hari atau di lemari pendingin (5-10°C) dengan kelembaban 90-95% hingga 1-2 minggu. Jangan menyimpan zucchini bersama buah yang menghasilkan etilen seperti apel atau tomat karena mempercepat pembusukan. Untuk hasil panen maksimal, jaga kebersihan lahan, berikan mulsa plastik hitam perak, dan lakukan pemupukan susulan setiap 2 minggu dengan NPK 16-16-16 dosis sesuai anjuran setempat.