Panduan Pemupukan Zucchini yang Tepat untuk Hasil Melimpah

Zucchini butuh nutrisi seimbang agar berbuah lebat; berikut jadwal dan jenis pupuk yang pas untuk lahan Indonesia.

Jawaban singkat

Zucchini (Cucurbita pepo) termasuk tanaman yang rakus hara, terutama nitrogen, fosfor, dan kalium. Pemupukan yang tepat dimulai sejak persemaian hingga panen. Untuk lahan seluas 100 m², kebutuhan pupuk dasar sekitar 2–3 ton pupuk kandang matang yang dicampur rata dengan tanah 1–2 minggu sebelum tanam. Tambahkan 50 kg NPK 15-15-15 per hektar (setara 500 g per 100 m²) sebagai pupuk dasar saat bedengan siap.

Ringkas: Zucchini

Cahaya
Cahaya penuh minimal 6-8 jam per hari
Penyiraman
Siram pagi dan sore, jaga tanah lembab tapi tidak tergenang
Musim
Sepanjang tahun, hindari hujan deras
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman cepat tumbuh, cocok untuk pemula

Setelah tanam, pemupukan susulan dilakukan setiap 2 minggu sekali. Pada fase vegetatif (0–4 minggu setelah tanam), gunakan pupuk dengan N lebih tinggi, misalnya NPK 30-10-10 atau Urea 5 g per tanaman dilarutkan dalam 1 liter air. Saat mulai berbunga dan berbuah (4–8 minggu), alihkan ke pupuk dengan P dan K lebih tinggi, seperti NPK 15-30-15 atau KNO3 3–5 g per tanaman, untuk merangsang pembungaan dan pembesaran buah.

Pemberian pupuk sebaiknya dikocor di sekitar perakaran (bukan daun) pada pagi atau sore hari, lalu siram dengan air bersih. Hindari pemupukan saat tanah kering; pastikan tanah lembab. Untuk tanaman dalam pot (diameter 40 cm), gunakan pupuk kandang 1–2 kg per pot sebagai dasar, lalu susulan NPK 5 g per pot setiap 2 minggu. Di musim hujan, kurangi dosis pupuk N karena risiko pencucian, dan tambah K untuk ketahanan penyakit.

Gejala kekurangan hara: daun menguning (kurang N), buah kecil (kurang K), atau bunga rontok (kurang B). Jika tanaman terlalu subur (daun lebat tapi sedikit buah), kurangi N dan tambah P-K. Pemberian pupuk organik cair (urin sapi atau ekstrak rumput laut) setiap 2 minggu juga membantu. Selalu ikuti dosis anjuran pada label dan konsultasi dengan penyuluh setempat jika ragu.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan 2 minggu sebelum tanam: taburkan pupuk kandang 2–3 ton/ha (20–30 kg per 100 m²) dan NPK 15-15-15 50 kg/ha (500 g per 100 m²), aduk rata dengan tanah.
  2. Tanam benih atau bibit, lalu 2 minggu setelah tanam beri pupuk susulan pertama: larutkan 5 g Urea atau 10 g NPK 30-10-10 per tanaman dalam 1 liter air, kocor ke pangkal batang.
  3. Ulangi pemupukan setiap 2 minggu: saat berbunga (4 minggu) gunakan NPK 15-30-15 5 g per tanaman, saat buah mulai besar (6 minggu) gunakan KNO3 3–5 g per tanaman.
  4. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen terakhir. Siram tanaman setiap kali setelah pemupukan. Catat tanggal dan dosis untuk evaluasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali pemupukan zucchini dalam satu musim tanam?

Pemupukan dasar sekali, lalu susulan setiap 2 minggu hingga 2 minggu sebelum panen terakhir. Total sekitar 4–6 kali pemupukan susulan.

Bolehkah pakai pupuk NPK 16-16-16 untuk zucchini?

Bisa, tetapi sesuaikan fase: awal tanam lebih baik N tinggi, saat berbuah P dan K tinggi. NPK 16-16-16 seimbang, bisa dipakai dengan dosis 10 g per tanaman per aplikasi.

Apa tanda zucchini kelebihan pupuk nitrogen?

Daun hijau tua, pertumbuhan vegetatif lebat, sedikit bunga dan buah, serta rentan penyakit. Kurangi N dan tambah P-K.

Pupuk organik apa yang cocok untuk zucchini?

Pupuk kandang (sapi, ayam) matang, kompos, atau pupuk organik cair dari urin sapi (encer 1:10) sangat baik. Berikan setiap 2 minggu bergantian dengan pupuk kimia.

Apakah zucchini perlu pupuk mikro seperti boron?

Ya, boron penting untuk pembungaan dan pembuahan. Jika bunga banyak rontok, semprot daun dengan pupuk boron 2 g per liter air saat mulai berbunga.

Kapan waktu terbaik memupuk zucchini?

Pagi hari (06.00–08.00) atau sore (16.00–17.00) saat tanah lembab. Hindari siang terik atau saat hujan deras.

Lebih lanjut tentang Zucchini

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.