Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore jika tidak hujan, terutama saat musim kemarau. Beri mulsa jerami atau plastik hitam perak untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma. Pemupukan susulan diberikan setiap 2 minggu dengan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per tanaman (1 sendok teh) dilarutkan dalam 1 liter air. Saat tanaman mulai berbunga (30-35 HST), tambahkan pupuk kalium untuk merangsang pembuahan. Lakukan pengikatan batang utama ke ajir atau lanjaran setinggi 1,5 meter agar tanaman tidak rebah.
Zucchini mulai panen pada umur 40-50 hari setelah tanam (HST), tergantung varietas. Panen buah saat panjang 15-20 cm dengan warna hijau cerah dan kulit masih mengkilap. Gunakan pisau atau gunting bersih untuk memotong tangkai buah. Panen rutin setiap 2-3 hari sekali untuk merangsang produksi buah baru. Satu tanaman bisa menghasilkan 5-10 kg zucchini selama 2-3 bulan. Buah yang dibiarkan terlalu besar akan mengurangi produktivitas dan kualitas.
Hama umum yang menyerang zucchini antara lain kutu daun, ulat grayak, dan lalat buah. Untuk mengendalikan, gunakan pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau sabun insektisida. Penyakit tepung putih (powdery mildew) sering muncul di musim hujan; atur jarak tanam 60x60 cm agar sirkulasi udara baik dan hindari penyiraman berlebih. Jika serangan parah, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi fungisida yang tepat.