Penyiraman dilakukan setiap hari pada musim kemarau, terutama saat pagi atau sore. Pada musim hujan, kurangi penyiraman untuk mencegah busuk akar. Gunakan mulsa jerami atau plastik hitam perak untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan gulma. Pemupukan susulan diberikan setiap 2 minggu sekali dengan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per tanaman, atau pupuk organik cair dari kotoran ternak yang difermentasi. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen.
Tanaman zucchini membutuhkan penyerbukan yang baik. Jika serangga penyerbuk kurang, lakukan penyerbukan buatan dengan memindahkan serbuk sari dari bunga jantan ke putik bunga betina menggunakan kuas. Bunga betina mudah dikenali dari bakal buah kecil di pangkalnya. Panen buah saat panjang 15-20 cm atau sekitar 5-7 hari setelah bunga mekar. Buah yang terlalu besar akan berserat dan kurang enak.
Hama utama zucchini adalah kutu daun, ulat grayak, dan tungau. Untuk mengendalikannya, semprotkan larutan bawang putih atau mimba setiap seminggu sekali. Jika serangan berat, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi pestisida nabati atau kimia yang aman. Penyakit seperti embun tepung dan busuk buah dapat dicegah dengan menjaga sirkulasi udara dan tidak menyiram daun terlalu basah.