Penyakit Pegagan: Gejala & Cara Mengobati

Pegagan rentan terhadap penyakit antraknosa dan busuk batang yang disebabkan jamur, terutama saat musim hujan atau drainase buruk.

Jawaban singkat

Pegagan (Centella asiatica) adalah tanaman herbal yang mudah tumbuh di Indonesia, namun sering diserang penyakit jamur akibat kelembaban tinggi. Dua penyakit utama adalah antraknosa (Colletotrichum spp.) dan busuk batang (Rhizoctonia solani atau Sclerotium rolfsii). Keduanya muncul saat musim hujan atau di lahan dengan drainase buruk. Gejala awal sering mirip, sehingga diagnosis tepat penting agar penanganan efektif.

Ringkas: Pegagan

Cahaya
Naungan 50–70%, tidak langsung terik
Penyiraman
Siram setiap hari selama 2 minggu pertama, lalu 2–3 hari sekali
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman merambat rendah, cocok sebagai penutup tanah di area teduh

Antraknosa ditandai bercak cokelat kehitaman pada daun, sering berbentuk bulat dengan tepi kuning. Bercak dapat meluas dan menyebabkan daun mengering, gugur, atau berlubang. Pada serangan berat, batang juga bisa terinfeksi. Penyakit ini menyebar melalui percikan air hujan atau alat panen yang terkontaminasi. Kelembaban tinggi dan suhu 25-30°C memicu perkembangan jamur.

Busuk batang (sering disebut rebah kecambah atau busuk pangkal batang) menyebabkan batang dekat permukaan tanah berwarna cokelat, lembek, dan akhirnya roboh. Daun menguning dan layu. Pada serangan Sclerotium, sering terlihat miselium putih seperti kapas di pangkal batang. Penyakit ini muncul pada lahan yang terlalu basah, drainase buruk, atau setelah hujan terus-menerus.

Pengendalian utama adalah pencegahan: tanam di bedengan tinggi agar drainase baik, jangan terlalu rapat, dan hindari penyiraman berlebih. Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman. Jika serangan sudah terjadi, segera cabut dan musnahkan tanaman sakit. Gunakan fungisida berbahan aktif mankozeb atau klorotalonil sesuai dosis pada label. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi spesifik.

Penyebab & Cara Mengatasi

Antraknosa (Colletotrichum spp.)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman pada daun, bentuk bulat dengan tepi kuning, daun mengering dan gugur.

Solusi: Cabut dan musnahkan daun sakit. Semprot fungisida berbahan aktif mankozeb atau klorotalonil setiap 7-10 hari. Perbaiki drainase dan kurangi kelembaban.

Busuk Batang (Rhizoctonia solani atau Sclerotium rolfsii)

Ciri: Batang dekat tanah lembek, cokelat, tanaman layu dan roboh. Miselium putih seperti kapas pada Sclerotium.

Solusi: Cabut tanaman sakit beserta tanah sekitarnya. Tinggikan bedengan, jangan terlalu rapat. Semprot fungisida berbahan aktif benomil atau karbendazim sesuai label. Rotasi tanaman dengan bukan inang.

Langkah-langkah

  1. Langkah 1: Identifikasi gejala. Periksa daun dan batang untuk membedakan antraknosa (bercak daun) atau busuk batang (batang lembek dan layu).
  2. Langkah 2: Perbaiki drainase. Buat bedengan setinggi 20-30 cm dan pastikan air tidak menggenang. Kurangi penyiraman saat musim hujan.
  3. Langkah 3: Cabut dan musnahkan semua tanaman yang menunjukkan gejala. Jangan kompos karena spora jamur dapat bertahan.
  4. Langkah 4: Aplikasikan fungisida sesuai label. Untuk antraknosa, gunakan mankozeb; untuk busuk batang, gunakan benomil. Semprot seluruh bagian tanaman, ulangi setiap 7 hari jika masih ada gejala.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pegagan bisa terkena penyakit virus?

Jarang, namun bisa terinfeksi virus mosaik yang ditularkan kutu daun. Gejalanya daun belang hijau-kuning dan keriting. Pengendalian dengan mengendalikan kutu daun dan mencabut tanaman sakit.

Bagaimana cara mencegah penyakit pegagan saat musim hujan?

Tanam di bedengan tinggi, kurangi penyiraman, pastikan drainase lancar, dan semprot fungisida preventif berbahan tembaga setiap 2 minggu.

Apakah fungisida alami bisa digunakan?

Bisa, misal larutan bawang putih (10 siung per liter air) atau ekstrak serai wangi. Namun efektivitasnya rendah untuk serangan berat. Sebaiknya kombinasikan dengan fungisida kimia.

Mengapa pegagan saya layu meski daun tidak bercak?

Kemungkinan terserang busuk batang. Periksa pangkal batang: jika lembek dan cokelat, segera cabut dan perbaiki drainase.

Apakah pegagan yang terserang penyakit masih bisa dikonsumsi?

Tidak disarankan. Bagian yang sakit mungkin mengandung jamur yang berbahaya. Buang tanaman sakit, dan konsumsi hanya dari tanaman sehat.

Berapa jarak tanam ideal untuk mencegah penyakit?

Jarak tanam 15-20 cm antar tanaman dan 30 cm antar baris agar sirkulasi udara baik dan kelembaban tidak tinggi.

Lebih lanjut tentang Pegagan

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.