Panduan Merawat Pegagan (Centella asiatica) agar Subur

Pegagan mudah tumbuh di Indonesia asal dijaga kelembapan dan sinar matahari. Berikut panduan perawatan praktisnya.

Jawaban singkat

Pegagan atau daun kaki kuda adalah tanaman herbal merambat yang cocok ditanam di dataran rendah hingga 1500 mdpl. Tanaman ini menyukai tanah lembap, gembur, dan kaya bahan organik. Di Indonesia, pegagan bisa ditanam sepanjang tahun, tetapi pertumbuhan optimal terjadi di musim hujan (Oktober–April) karena kelembapan udara tinggi.

Ringkas: Pegagan

Cahaya
Naungan 50–70%, tidak langsung terik
Penyiraman
Siram setiap hari selama 2 minggu pertama, lalu 2–3 hari sekali
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman merambat rendah, cocok sebagai penutup tanah di area teduh

Penyiraman dilakukan 1–2 kali sehari, pagi dan sore, terutama saat kemarau (Mei–September). Jangan sampai tanah tergenang karena akar mudah busuk. Mulsa organik seperti jerami atau daun kering setebal 5–7 cm membantu menjaga kelembapan dan menekan gulma. Pemupukan menggunakan pupuk kandang matang (2–3 kg/m²) atau kompos setiap 2 bulan sekali. Jika menggunakan pupuk kimia, pilih NPK 16-16-16 dengan dosis sesuai label, hanya 1–2 gram per tanaman setiap 2 minggu.

Pegagan membutuhkan naungan 50–70% (misal paranet 65%). Sinar matahari langsung berlebih menyebabkan daun menguning dan pertumbuhan terhambat. Penyiangan gulma dilakukan setiap minggu agar tidak bersaing nutrisi. Panen daun dan tangkai dapat dimulai saat tanaman berumur 2–3 bulan (tinggi 5–10 cm), dengan cara memotong 3–5 cm dari pangkal. Panen rutin setiap 2–3 minggu merangsang pertumbuhan tunas baru.

Hama yang sering menyerang adalah ulat pemakan daun dan bekicot. Untuk ulat, semprotkan larutan bawang putih (5 siung + 1 liter air) setiap 3 hari. Bekicot dikumpulkan manual. Penyakit busuk akar akibat jamur Phytophthora dapat dicegah dengan drainase baik dan tidak menyiram berlebihan. Jika tanaman layu mendadak, segera cabut dan musnahkan, lalu taburkan kapur dolomit (50–100 g/m²) di area bekas tanaman sakit.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam (2:1:1). Buat bedengan setinggi 20–30 cm di lahan basah atau tanam dalam pot berdiameter 30 cm.
  2. Tanam stek batang sepanjang 10–15 cm dengan 3–4 ruas. Benamkan 2 ruas ke dalam tanah, jarak tanam 20×20 cm. Siram hingga lembap.
  3. Pasang naungan paranet 65% atau letakkan di bawah pohon. Siram pagi dan sore (1–2 liter per tanaman). Beri mulsa jerami setebal 5 cm.
  4. Berikan pupuk NPK 16-16-16 cair 1 gram per liter air setiap 2 minggu, atau pupuk kandang 500 gram per tanaman per bulan. Panen perdana setelah 2–3 bulan dengan memotong 3–5 cm dari pangkal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun pegagan saya menguning?

Penyebab utama: kelebihan sinar matahari langsung (pindahkan ke tempat teduh), kekurangan nitrogen (beri pupuk kandang atau NPK), atau genangan air (perbaiki drainase).

Berapa lama pegagan bisa dipanen?

Panen pertama saat umur 2–3 bulan, selanjutnya setiap 2–3 minggu sekali. Tanaman produktif hingga 1–2 tahun.

Apakah pegagan bisa ditanam di dalam ruangan?

Bisa, asal dekat jendela dengan cahaya tidak langsung. Siram saat permukaan tanah mulai kering, dan beri pupuk cair sebulan sekali.

Bagaimana cara mengatasi ulat pada pegagan?

Semprotkan larutan bawang putih (5 siung + 1 liter air) setiap 3 hari. Jika parah, gunakan Bt (Bacillus thuringiensis) sesuai label.

Apakah pegagan tahan hujan deras?

Agak tahan, tetapi genangan air menyebabkan busuk akar. Pastikan drainase baik dan bedengan ditinggikan saat musim hujan.

Bisakah pegagan ditanam bersama tanaman lain?

Bisa, cocok sebagai penutup tanah di bawah tanaman seperti pisang atau pepaya, asal tidak ternaungi terlalu rapat.

Lebih lanjut tentang Pegagan

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.