Penyakit bercak daun (Alternaria) disebabkan jamur Alternaria brassicicola. Gejalanya berupa bercak coklat kehitaman bulat dengan lingkaran konsentris, sering muncul di daun tua. Penyakit ini menyebar melalui percikan air hujan atau irigasi. Pada kelembaban di atas 90%, bercak membesar dan daun mengering. Solusinya adalah memangkas daun terinfeksi, memperbaiki drainase, dan menjaga jarak tanam 30-40 cm agar sirkulasi udara baik. Hindari penyiraman sore hari, dan lakukan rotasi tanaman dengan non-kubis minimal 2 tahun.
Busuk hitam (Xanthomonas campestris pv. campestris) adalah penyakit bakteri yang menyerang melalui luka atau stomata. Gejala awal berupa bercak kuning berbentuk V di tepi daun, yang kemudian menghitam dan mengering. Pembuluh daun tampak hitam jika dipotong. Bakteri bertahan di sisa tanaman dan alat pertanian. Solusi: gunakan benih bersertifikat bebas patogen, lakukan sanitasi alat dengan pemutih 10%, dan hindari irigasi overhead. Jika serangan parah, cabut dan bakar tanaman sakit, lalu beri kapur dolomit 2 ton/ha untuk menekan bakteri.
Pencegahan terpadu adalah kunci: tanam varietas tahan seperti 'Siberian' atau 'Red Russian', atur drainase dengan bedengan tinggi 30 cm, dan aplikasi mulsa plastik hitam perak untuk mengurangi percikan air. Pemupukan berimbang (N:P:K = 1:1:1) dengan dosis 200 kg/ha setiap 2 minggu memperkuat tanaman. Pantau kebun setiap 3 hari, terutama di musim hujan. Laporkan serangan parah ke BPP setempat untuk diagnosis laboratorium.