Panduan Pemupukan Rosemary yang Tepat

Rosemary tidak perlu banyak pupuk; pemupukan berlebihan malah membuat daun layu dan kurang wangi.

Jawaban singkat

Rosemary (Salvia rosmarinus) adalah tanaman rempah asal Mediterania yang adaptif di Indonesia, terutama di dataran tinggi (600-1200 mdpl) dengan drainase baik. Di dataran rendah, tanam dalam pot agar mudah mengontrol air. Kunci sukses: jangan terlalu sering dipupuk. Rosemary justru tumbuh subur di tanah yang agak miskin hara. Pemupukan berlebihan menyebabkan pertumbuhan daun lunak, rentan jamur, dan aroma berkurang.

Ringkas: Rosemary

Cahaya
Sinar matahari langsung minimal 6 jam per hari
Penyiraman
Siram 2-3 hari sekali, kurangi saat musim hujan
Musim
Tanam awal kemarau (April-Mei), panen sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Rosemary tidak tahan genangan, pastikan drainase optimal

Pupuk dasar saat tanam: campurkan 1-2 genggam kompos matang atau pupuk kandang ayam (sudah difermentasi) per lubang tanam. Jika menanam dalam pot (diameter 30 cm), beri 1 sendok makan pupuk NPK slow release (14-14-14) atau setara. Campur rata dengan media tanam (2:1:1 tanah:pasir:kompos). Setelah itu, jangan beri pupuk tambahan selama 2-3 bulan pertama.

Pemupukan lanjutan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali. Gunakan pupuk organik cair (POC) seperti air rendaman kompos atau pupuk kandang encer (1:10 air). Siram 200-300 ml per tanaman dewasa. Alternatif: taburkan 1 sendok teh pupuk NPK (16-16-16) di sekitar pangkal batang lalu siram. Hentikan pemupukan saat musim hujan lebat (Desember-Februari) karena tanah lembap dan akar rentan busuk.

Tanda kekurangan hara: daun menguning bagian bawah, pertumbuhan lambat. Kelebihan hara: daun hijau tua, ujung daun hangus, pertumbuhan 'gemuk' tapi aroma lemah. Jika kelebihan, hentikan pemupukan 1-2 bulan dan siram dengan air bersih berlebih untuk melarutkan sisa pupuk. Rosemary lebih baik kekurangan hara daripada kelebihan.

Langkah-langkah

  1. Siapkan media tanam: campur tanah, pasir malang, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Tambahkan 1 sendok makan pupuk NPK slow release (14-14-14) per pot diameter 30 cm.
  2. Tanam bibit rosemary (stek atau anakan) sedalam 5-10 cm. Siram secukupnya hingga media lembap. Jangan beri pupuk tambahan selama 2-3 bulan pertama.
  3. Setelah 3 bulan, beri pupuk susulan: POC encer (1:10) 200-300 ml per tanaman setiap 3-4 bulan. Atau tabur 1 sendok teh NPK (16-16-16) di sekeliling tanaman lalu siram.
  4. Pantau tanaman setiap 2 minggu. Jika daun menguning, kurangi pemupukan. Jika pertumbuhan lambat, tingkatkan sedikit (setengah dosis). Hentikan pemupukan saat musim hujan deras.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Seberapa sering rosemary perlu dipupuk?

Cukup setiap 3-4 bulan sekali. Pemupukan terlalu sering membuat daun kurang wangi.

Pupuk apa yang paling baik untuk rosemary?

Pupuk organik seperti kompos atau POC lebih aman. Jika pakai NPK, pilih yang slow release dengan rasio seimbang (14-14-14).

Apakah rosemary perlu pupuk daun?

Tidak wajib. Jika ingin, semprot POC encer setiap 2 minggu saat pagi hari, tapi hentikan jika daun menguning.

Mengapa daun rosemary saya menguning meski sudah dipupuk?

Bisa karena overwatering atau pH tanah terlalu asam. Cek drainase dan pH. Jika pH <6, tabur dolomit.

Bolehkah pakai pupuk kandang segar?

Tidak. Gunakan pupuk kandang yang sudah matang (fermentasi minimal 3 bulan) untuk menghindari akar terbakar.

Rosemary saya tumbuh subur tapi aroma kurang, apa sebabnya?

Terlalu banyak nitrogen. Kurangi pemupukan dan pastikan mendapat sinar matahari penuh (minimal 6 jam/hari).

Lebih lanjut tentang Rosemary

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.