Pupuk dasar saat tanam: campurkan 1-2 genggam kompos matang atau pupuk kandang ayam (sudah difermentasi) per lubang tanam. Jika menanam dalam pot (diameter 30 cm), beri 1 sendok makan pupuk NPK slow release (14-14-14) atau setara. Campur rata dengan media tanam (2:1:1 tanah:pasir:kompos). Setelah itu, jangan beri pupuk tambahan selama 2-3 bulan pertama.
Pemupukan lanjutan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali. Gunakan pupuk organik cair (POC) seperti air rendaman kompos atau pupuk kandang encer (1:10 air). Siram 200-300 ml per tanaman dewasa. Alternatif: taburkan 1 sendok teh pupuk NPK (16-16-16) di sekitar pangkal batang lalu siram. Hentikan pemupukan saat musim hujan lebat (Desember-Februari) karena tanah lembap dan akar rentan busuk.
Tanda kekurangan hara: daun menguning bagian bawah, pertumbuhan lambat. Kelebihan hara: daun hijau tua, ujung daun hangus, pertumbuhan 'gemuk' tapi aroma lemah. Jika kelebihan, hentikan pemupukan 1-2 bulan dan siram dengan air bersih berlebih untuk melarutkan sisa pupuk. Rosemary lebih baik kekurangan hara daripada kelebihan.