Pada fase awal tanam (0-1 bulan), gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 1-2 kg per meter persegi, dicampur rata dengan tanah. Pupuk NPK 16-16-16 bisa diberikan 5 gram per tanaman setiap 2 minggu sekali. Pada fase vegetatif (1-3 bulan), tingkatkan dosis NPK menjadi 10 gram per tanaman setiap 2 minggu, atau gunakan pupuk urea 5 gram per tanaman jika daun tampak pucat.
Memasuki fase generatif (3-6 bulan), saat kumis kucing mulai berbunga, kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor dan kalium. Gunakan pupuk NPK 12-12-17 atau TSP 10 gram per tanaman setiap 3 minggu. Untuk merangsang pembungaan, semprotkan pupuk daun berkadar P tinggi (misal 10-30-10) setiap 2 minggu sekali pada pagi atau sore hari. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen daun.
Pemupukan organik tambahan seperti pupuk kandang atau kompos diberikan setiap 3 bulan sekali untuk menjaga struktur tanah. Jika tanah terlalu asam (pH <5,5), taburkan dolomit 100 gram per meter persegi, lalu siram. Jangan lupa siram tanaman setelah memupuk agar hara cepat terserap. Untuk hasil maksimal, kombinasikan pemupukan dengan penyiraman rutin (2 kali sehari saat kemarau) dan penyiangan gulma.