Panduan Pemupukan Kumis Kucing yang Tepat

Pupuk kumis kucing yang tepat akan membuat tanaman rajin berbunga dan daun lebat. Begini cara memupuknya sesuai kebutuhan.

Jawaban singkat

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) adalah tanaman herbal yang banyak ditanam di pekarangan rumah atau skala komersial. Agar produksi daun dan bunga optimal, pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan. Di Indonesia, kumis kucing bisa ditanam sepanjang tahun, namun musim hujan (Oktober-Maret) perlu perhatian ekstra karena risiko pencucian unsur hara.

Ringkas: Kumis Kucing

Cahaya
Cahaya penuh hingga teduh ringan
Penyiraman
Siram rutin, jangan becek
Musim
Sepanjang tahun (musim hujan lebih baik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan kekeringan ringan, rajin dipangkas agar rimbun

Pada fase awal tanam (0-1 bulan), gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 1-2 kg per meter persegi, dicampur rata dengan tanah. Pupuk NPK 16-16-16 bisa diberikan 5 gram per tanaman setiap 2 minggu sekali. Pada fase vegetatif (1-3 bulan), tingkatkan dosis NPK menjadi 10 gram per tanaman setiap 2 minggu, atau gunakan pupuk urea 5 gram per tanaman jika daun tampak pucat.

Memasuki fase generatif (3-6 bulan), saat kumis kucing mulai berbunga, kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor dan kalium. Gunakan pupuk NPK 12-12-17 atau TSP 10 gram per tanaman setiap 3 minggu. Untuk merangsang pembungaan, semprotkan pupuk daun berkadar P tinggi (misal 10-30-10) setiap 2 minggu sekali pada pagi atau sore hari. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen daun.

Pemupukan organik tambahan seperti pupuk kandang atau kompos diberikan setiap 3 bulan sekali untuk menjaga struktur tanah. Jika tanah terlalu asam (pH <5,5), taburkan dolomit 100 gram per meter persegi, lalu siram. Jangan lupa siram tanaman setelah memupuk agar hara cepat terserap. Untuk hasil maksimal, kombinasikan pemupukan dengan penyiraman rutin (2 kali sehari saat kemarau) dan penyiangan gulma.

Langkah-langkah

  1. Campurkan 1-2 kg kompos per meter persegi ke tanah sebelum tanam.
  2. Berikan NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per tanaman setiap 2 minggu pada fase awal (0-1 bulan).
  3. Tingkatkan dosis NPK menjadi 10 gram per tanaman setiap 2 minggu pada fase vegetatif (1-3 bulan).
  4. Ganti dengan NPK 12-12-17 atau TSP 10 gram per tanaman setiap 3 minggu saat fase generatif (3-6 bulan).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali pemupukan kumis kucing dalam sebulan?

Pada fase awal dan vegetatif, beri pupuk setiap 2 minggu sekali. Saat generatif, setiap 3 minggu sekali.

Pupuk apa yang bagus untuk kumis kucing agar cepat berbunga?

Gunakan pupuk dengan kandungan fosfor tinggi, seperti NPK 12-12-17 atau TSP.

Apakah kumis kucing perlu pupuk kandang?

Ya, pupuk kandang matang atau kompos sangat baik sebagai pupuk dasar dan diberikan setiap 3 bulan sekali.

Kenapa daun kumis kucing saya menguning?

Bisa karena kekurangan nitrogen, kelebihan air, atau tanah terlalu asam. Periksa drainase dan pH tanah.

Bolehkah memupuk kumis kucing dengan pupuk daun?

Boleh, terutama pupuk daun berkadar P tinggi untuk merangsang pembungaan. Semprot pada pagi atau sore hari.

Lebih lanjut tentang Kumis Kucing

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.