Penanaman bisa dari biji atau stek batang. Jika dari biji, semai di media pasir dan kompos (1:1), siram 2 kali sehari (pagi dan sore). Setelah 2-3 minggu, bibit siap pindah ke polybag atau lahan dengan jarak tanam 40x40 cm. Stek batang sepanjang 10-15 cm langsung ditanam di tanah lembab, siram setiap hari selama 2 minggu pertama. Pemupukan awal gunakan pupuk kandang matang sebanyak 1 genggam per lubang tanam.
Perawatan rutin meliputi penyiraman 1-2 kali sehari (kurangi saat musim hujan), penyiangan gulma setiap 2 minggu, dan pemangkasan pucuk saat tanaman setinggi 20 cm agar bercabang banyak. Pupuk NPK 16-16-16 diberikan setiap 2 bulan sekali, 1 sendok teh per tanaman, ditabur di sekeliling batang lalu disiram. Untuk hasil optimal, panen daun dimulai saat tanaman berumur 3-4 bulan dengan memotong batang 5 cm di atas tanah.
Hama yang sering menyerang adalah kutu daun dan ulat. Untuk kutu daun, semprot dengan air sabun (1 sendok sabun cair per liter air) setiap 3 hari. Ulat bisa dipetik manual atau gunakan pestisida nabati dari daun mimba. Penyakit utama adalah busuk akar akibat genangan. Cegah dengan membuat bedengan tinggi 20 cm di musim hujan. Jika tanaman layu mendadak, segera cabut dan bakar, lalu beri kapur pertanian pada lubang tanam.