Busuk akar (Phytophthora spp.) menyerang saat drainase buruk dan genangan air. Gejala: daun menguning, layu, dan akar berwarna coklat kehitaman. Bercak daun (Colletotrichum spp.) muncul sebagai bercak coklat tidak beraturan pada daun, menyebar cepat saat kelembaban tinggi. Embun jelaga (Capnodium spp.) ditandai lapisan hitam pada daun akibat serangan kutu putih atau kutu daun yang menghasilkan embun madu.
Pengendalian dimulai dengan pemilihan lokasi tanam yang memiliki drainase baik. Pada musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman dan pastikan tidak ada genangan. Pangkas cabang dan daun yang terserang untuk meningkatkan sirkulasi udara. Untuk busuk akar, perbaiki drainase dengan membuat bedengan dan aplikasi fungisida berbahan aktif tembaga atau fosetil-Al sesuai dosis anjuran pada label.
Untuk bercak daun, semprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb atau klorotalonil secara bergantian setiap 7-10 hari saat gejala awal. Embun jelaga dikendalikan dengan mengatasi vektornya (kutu putih/kutu daun) menggunakan insektisida berbahan aktif imidakloprid atau minyak neem. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk dosis dan jenis fungisida yang tepat sesuai kondisi lapangan.